Masyarakat sipil Indonesia meyakini bahwa jalan menuju terwujudnya Indonesia Maju telah dan sedang dipersiapkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran dalam 17 program prioritas pemerintahan yaitu Swasembada pangan dan energi, Penyempurnaan sistem pemerintahan negara, Reformasi politik hukum dan birokrasi, Pencegahan dan pemberantasan korupsi, Pemberantasan kemiskinan, Pemberantasan Narkoba, Terjaminnya pelayanan kesehatan, Penguatan pendidikan, sains, teknologi dan digital, Penguatan hankam dan diplomatik, Kesetaraan gender, Pelestarian lingkungan hidup, Ketersediaan benih dan pupuk, Ketersediaan hunian berkualitas, Pemerataan ekonomi dan umkm, Hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam, Kerukunan umat beragama, dan Pelestarian seni, budaya dan prestasi olahraga.
Ditahun kedua pemerintahan Prabowo-Gibran program-program “kunci” yang berdampak luas dan yang menjadi stimulus bagi sektor-sektor lainnya sudah berjalan secara efektif dan diterima manfaatnya oleh masyarakat.
Secara serentak ketujuhbelas program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran disusun dan “dikebut” realisasinya oleh Kabinet Merah Putih.
Ini membuktikan bagaimana keseriusan pemerintah hari ini untuk mengejar realisasi dari janji politik yang telah berubah menjadi harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Tidak ada pemerintahan yang sempurna, namun bukan juga berarti akan ada program pemerintah yang telah dijanjikan tersebut gagal dijalankan.
Salah satu kunci keberhasilan sebuah negara dalam mencapai misi kemerdekaannya adalah adanya kesatuan sikap dan mental antara masyarakat dan pemerintah. Adanya kesadaran yang sama bahwa untuk mencapai tujuan bernegara masyarakat dan pemerintah harus saling menopang, karena pemerintah itu sendiri lahir dari rahim masyarakat.
Bangsa Indonesia hari ini dihadapkan pada situasi global yang sangat tidak menentu. Krisis ekonomi global yang sudah diprediksi akan terjadi di tahun 2026 semakin diperparah dengan pecahnya perang di kawasan timur tengah.
Kondisi yang terjadi saat ini menjadi tantangan serius bagi bangsa kita dalam melewati masa kritis serta untuk mampu mengamankan seluruh kepentingan bangsa dan negara Indonesia.
Masyarakat Indonesia harus bersatu, mendukung pemerintahnya. Tidak boleh terpacah belah oleh anasir-anasir atau propaganda yang berasal dari pihak-pihak yang tidak ingin Indonesia mencapai tujuan kemerdekaanya.
Melihat dari sisi pemerintah Prabowo-Gibran hari ini, mewujudkan 17 program prioritas tersebut bukan hal yang mudah, apalagi jika harus menjalankannya dengan ketersediaan anggaran yang sangat terbatas. Sudah bisa dipastikan bahwa masa kerja 5 tahun tidak akan cukup untuk mamastikan program akan berjalan secara sempurna dan dirasakan secara menyeluruh dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar.
Oleh sebab itu maka pembangunan lima tahun pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih sangat perlu untuk dilanjutkan. Secara konstitusi presiden dapat menjabat untuk masa dua periode pemerintahan. Masa dua periodesasi ini menjadi peluang besar bagi bangsa Indonesia untuk memastikan kesiapan negara kita menjadi negara maju dan sejahtera di tahun 2045.
Oleh : Boy Nababan,
Penulis : Sekretaris Jenderal DPP BaraJP






