Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Barat resmi menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) 2026 di Grand Asrilia Hotel, Kota Bandung, Sabtu (11/3/2026).
Agenda utama pertemuan ini adalah laporan pertanggungjawaban serta pemilihan ketua baru untuk menggantikan kepengurusan periode 2022–2026.
Dalam sambutannya, Ketua IOF Pengda Jabar,, Brigjen TNI Ayi Supriyatna S.I.P, M.M bahwa organisasi ini tidak hanya sekadar wadah hobi otomotif, tetapi memiliki tanggung jawab sosial dan kemanusiaan yang besar. Ia menyoroti pentingnya peran IOF dalam membantu penanganan bencana alam di tanah air.
“Hadirnya IOF memiliki semangat kemanusiaan di tengah masyarakat. Hal itu tercermin dalam himne kita. Saya berpesan kepada penerus IOF agar tetap menjaga kelestarian alam dan lingkungan,” ujar Ayi di hadapan para peserta Musda.
Wajibkan Off-roader Bawa Bibit Pohon
Sebagai bentuk aksi nyata terhadap lingkungan, Ayi mendorong kebijakan agar setiap off-roader diwajibkan membawa bibit pohon saat berkegiatan di alam terbuka.
Menurutnya, kegagahan kendaraan harus sebanding dengan kepedulian terhadap ekosistem.
“Percuma kalau mobil besar-besar atau motor bagus-bagus, tapi tidak membawa tanaman pohon untuk menjaga lingkungan alam,” tegasnya sambil guyon.
Pamit dari Kepengurusan
Dalam momen penuh kehangatan tersebut, Ayi juga menceritakan pengalamannya menghidupkan kembali organisasi di berbagai daerah, termasuk saat ia bertugas di Aceh. Ia menekankan bahwa sebuah organisasi harus tetap berjalan demi menjaga kekompakan anggota.
Menutup sambutannya, Ayi secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan ketua pengda seiring berakhirnya masa bakti. Ia menyerahkan sepenuhnya proses pemilihan kepada panitia Musda.
“Setiap waktu ada masanya, setiap masa ada waktunya. Mari kita jaga apa yang baik, dan yang buruk kita tinggalkan. Saya persilakan panitia memulai prosesnya, siapa pun ketuanya nanti, yang terpenting jaga kekompakan dan kebersamaan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses Musda masih berlangsung untuk menentukan nakhoda baru IOF Jawa Barat periode selanjutnya.






