MIN 1 Dairi Bangun Sudut Literasi, Tingkatkan Minat Baca Siswa

Siswa MIN 1 Dairi memanfaatkan Sudut Literasi sebagai ruang membaca yang nyaman dan ramah anak di lingkungan sekolah. (Sumber: kemenag.go.id)
9.3K pembaca

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, MIN 1 Dairi menghadirkan inovasi pembelajaran melalui Sudut Literasi di lingkungan sekolah.

Ruang khusus ini disiapkan sebagai tempat nyaman bagi siswa untuk membaca dan mengeksplorasi berbagai pengetahuan. Kehadirannya menjadi upaya nyata dalam menumbuhkan minat baca sejak dini di tengah tantangan era disrupsi.

Kegiatan literasi dilakukan secara rutin oleh siswa bersama wali kelas. Salah satunya terlihat pada siswa kelas VI A yang didampingi wali kelas Torli Nadeak pada Jumat (10/4/2026). Mereka memanfaatkan Sudut Literasi untuk membaca berbagai jenis buku yang tersedia.

Gambar

Koleksi bacaan di ruang ini cukup beragam, mulai dari buku pengetahuan umum, buku keagamaan, cerita rakyat, dongeng, hingga buku edukatif lainnya. Variasi ini memberikan keleluasaan bagi siswa untuk memilih bacaan sesuai minat dan kebutuhan mereka.

Lebih dari sekadar tempat membaca, Sudut Literasi juga dirancang sebagai ruang imajinasi yang menyenangkan. Desainnya menggunakan konsep ramah anak dengan alas rumput sintetis serta penataan ruang yang menarik agar siswa merasa betah.

“Ruang ini dibuat nyaman dan menyenangkan agar siswa tertarik membaca secara alami tanpa merasa terbebani,” ujar Torli.

Ia menambahkan, buku-buku yang tersedia didominasi ilustrasi menarik dan penuh warna sehingga mampu meningkatkan rasa ingin tahu siswa serta mendorong mereka untuk membaca lebih jauh.

Menurutnya, lingkungan belajar yang nyaman menjadi faktor penting dalam membangun kebiasaan membaca sekaligus meningkatkan konsentrasi belajar.

Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung penguatan literasi. Program serupa juga telah diterapkan di berbagai kelas lain, sehingga budaya membaca semakin tumbuh di lingkungan madrasah.

Melalui langkah ini, MIN 1 Dairi berharap dapat mencetak generasi yang gemar membaca, berwawasan luas, serta memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif.

Informasi ini dikutip dari situs resmi Kementerian agama Republik Indonesia (kemenag.go.id) Minggu, 12/4/2026

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap