Ghosun Iron Camp Dorong Pembinaan Atlet Muda di Bekasi

oleh
Tokoh masyarakat, pengelola Ghosun Iron Camp, dan sejumlah pihak terkait berdiskusi mengenai penguatan pembinaan atlet muda serta pengembangan olahraga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
21.2K pembaca

Keberadaan Ghosun Iron Camp di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat sebagai sarana pembinaan generasi muda melalui olahraga, khususnya cabang tinju (boxing). Fasilitas latihan yang tersedia dinilai mampu menjadi wadah positif bagi remaja untuk mengembangkan bakat, meningkatkan disiplin, dan menjauhi perilaku negatif.

Kecamatan Setu yang memiliki sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA, baik negeri maupun swasta, dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga usia dini. Karena itu, pembinaan yang terarah dan berkelanjutan dianggap penting untuk mendukung pengembangan bakat sekaligus pembentukan karakter pelajar.

Tokoh masyarakat Kelurahan Setu, Iky, menilai olahraga merupakan sarana efektif dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, aktivitas olahraga yang terstruktur dapat menanamkan nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, dan pengendalian diri.

Gambar

“Anak-anak muda perlu memiliki lebih banyak pilihan kegiatan positif. Olahraga bisa menjadi sarana untuk menyalurkan energi dan minat mereka secara sehat, sekaligus membangun karakter yang kuat,” ujarnya saat berkunjung ke Ghosun Iron Camp, Minggu (7/6/2026).

Meningkatnya minat generasi muda terhadap olahraga tinju dan kebugaran membuka peluang bagi Ghosun Iron Camp untuk berkontribusi lebih luas dalam pembinaan atlet muda. Sejumlah pihak bahkan mendorong agar program pembinaan diperkenalkan ke sekolah-sekolah di Kecamatan Setu dan wilayah sekitarnya.

Melalui kerja sama dengan sekolah dan guru olahraga, program latihan yang tersedia diharapkan dapat menjadi alternatif kegiatan ekstrakurikuler yang mampu mengembangkan minat dan bakat siswa di bidang olahraga.

Selain dukungan sekolah, keterlibatan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta organisasi olahraga juga dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan atlet usia muda yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.

Pemilik Ghosun Iron Camp, Susanto, S.H., menegaskan pihaknya terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan sekolah maupun komunitas masyarakat. Menurutnya, pembinaan olahraga tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

“Kami siap berkolaborasi dengan sekolah-sekolah yang ingin mengembangkan pembinaan olahraga bagi para siswa. Harapannya, olahraga tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang disiplin, sehat, dan memiliki semangat positif dalam kehidupan sehari-hari,” kata Susanto.

Warga sekitar juga menyambut positif keberadaan pusat latihan tersebut. Mereka menilai fasilitas olahraga yang aktif dan mudah diakses masyarakat dapat menjadi aset penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan kondusif bagi perkembangan generasi muda.

Melalui sinergi antara masyarakat, sekolah, pemerintah, dan komunitas olahraga, pembinaan atlet muda di Kecamatan Setu diharapkan terus berkembang. Selain melahirkan atlet berprestasi, upaya ini juga menjadi investasi sosial jangka panjang untuk membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter di Kabupaten Bekasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap