Jembatan Pule di Jalan Pule, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, kembali beroperasi setelah rampung diperbaiki oleh Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur. Peresmian penggunaan kembali jembatan tersebut dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur, Fauzi, pada Senin (8/6/2026).
Jembatan yang menjadi jalur alternatif penghubung warga Ciracas dan Rambutan itu sebelumnya mengalami amblas pada 14 April 2026 akibat kondisi struktur yang telah lapuk. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur kemudian bergerak cepat melakukan perbaikan guna mengembalikan fungsi vital jembatan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Fauzi mengapresiasi kinerja Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur yang berhasil menyelesaikan perbaikan dalam waktu relatif singkat.
“Hari ini kita bersyukur pekerjaan perbaikan jembatan telah selesai. Semoga keberadaan jembatan ini kembali memberikan manfaat besar bagi warga Kelurahan Ciracas dan Kelurahan Rambutan,” ujarnya.
Menurut Fauzi, Jembatan Pule memiliki peran penting sebagai akses alternatif yang mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, ia mengajak warga untuk turut menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut.
Peresmian turut dihadiri Ketua MUI Kecamatan Ciracas KH Anwar Islam, Camat Ciracas Panangaran Ritonga, Wakil Camat Ciracas Dadang Yudi Hartono, Sekretaris Camat Ciracas Rahma Edwina, serta para lurah se-Kecamatan Ciracas.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, menjelaskan bahwa pekerjaan perbaikan sebenarnya telah selesai sejak 16 Mei 2026. Selain memperkuat struktur, pihaknya juga menaikkan elevasi jembatan sekitar 50 sentimeter untuk memperlancar aliran air di bawahnya serta mengurangi risiko kerusakan akibat genangan dan arus air.
“Kami mengimbau kendaraan bertonase berat agar menggunakan jalur utama seperti Jalan Tanah Merdeka. Jembatan ini diperuntukkan sebagai akses alternatif warga yang bepergian antara Ciracas dan Rambutan,” kata Benhard.
Apresiasi juga datang dari warga setempat. Ketua RT 14 RW 10 Kelurahan Ciracas, Wahyudin, menyebut Jalan Pule merupakan jalur alternatif yang sangat membantu masyarakat, terutama saat jam sibuk pagi hari.
“Jalan Pule sangat membantu warga ketika lalu lintas padat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Jakarta Timur dan Sudin Bina Marga atas selesainya perbaikan jembatan ini. Warga juga siap ikut menjaga agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tuturnya.
Dengan kembali berfungsinya Jembatan Pule, mobilitas warga antara Kelurahan Ciracas dan Kelurahan Rambutan diharapkan semakin lancar, aman, dan nyaman. Selain mendukung aktivitas harian masyarakat, keberadaan jembatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Jakarta Timur.











