Ekonomi Pancasila Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Daya Saing Industri Nasional

oleh
Yudhie Haryono dan Agus Rizal dari Nusantara Centre memaparkan gagasan hilirisasi sebagai strategi Ekonomi Pancasila dalam memperkuat industri nasional dan kedaulatan ekonomi Indonesia.
12.3K pembaca

Nusantara Centre menegaskan bahwa hilirisasi merupakan strategi utama dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi nasional sesuai semangat Ekonomi Pancasila. Gagasan tersebut menjadi bagian dari program Investasi, Inovasi, Hilirisasi, dan Industrialisasi (4I) yang tengah dikembangkan melalui forum diskusi, seminar, riset, dan penulisan buku.

Dalam kertas kerja ketiga yang menjadi pengantar diskusi di Bandung, Yudhie Haryono dan Agus Rizal menilai Indonesia harus segera mempercepat hilirisasi agar tidak terus bergantung pada ekspor bahan mentah yang dinilai melemahkan daya saing industri nasional.

Menurut keduanya, pengolahan sumber daya alam di dalam negeri akan meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat struktur industri, serta memperluas peluang Indonesia bersaing di pasar global.

“Hilirisasi merupakan langkah strategis agar Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi mampu menghasilkan produk bernilai tambah yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tulis Yudhie Haryono dan Agus Rizal.

Mereka menilai keberhasilan hilirisasi sangat bergantung pada ketersediaan energi yang stabil, terjangkau, dan ramah lingkungan. Tanpa dukungan infrastruktur energi yang memadai, proses industrialisasi dinilai sulit berkembang secara optimal.

Nusantara Centre juga menyoroti perlunya sinkronisasi antara kebijakan hilirisasi dan pengembangan energi bersih. Selama ini, ekspansi kawasan industri dinilai belum sepenuhnya diiringi kesiapan pasokan energi, sehingga meningkatkan biaya produksi dan mengurangi daya tarik investasi.

Dalam kajiannya, mereka mendorong pemerintah menyusun peta jalan yang mengintegrasikan pengembangan industri dengan penyediaan energi terbarukan, termasuk pembangunan jaringan transmisi dan pembangkit listrik di kawasan industri strategis.

Selain aspek energi, kertas kerja tersebut juga menekankan pentingnya penguatan institusi ekonomi yang inklusif. Menurut Nusantara Centre, industrialisasi dan hilirisasi tidak boleh hanya menguntungkan kelompok usaha besar, tetapi juga harus memberikan ruang bagi koperasi, pelaku UMKM, dan industri kecil agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Konsep tersebut dinilai sejalan dengan prinsip Ekonomi Pancasila yang mengedepankan pemerataan, gotong royong, dan keadilan ekonomi.

Melalui program 4I, Nusantara Centre berharap hilirisasi dapat menjadi fondasi bagi transformasi ekonomi nasional menuju industri modern yang berdaya saing, berbasis inovasi, serta mampu memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap