Festival KORMI Jakarta Timur Dorong Budaya Hidup Sehat dan Persiapan FORNAS 2027

oleh
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin bersama Ketua KORMI DKI Jakarta Diana Dewi membuka Festival KORMI Jakarta Timur yang diikuti ribuan pegiat olahraga masyarakat di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Minggu (19/7/2026).
142.7K pembaca

Ribuan pegiat olahraga masyarakat dari berbagai Induk Organisasi Olahraga (INORGA) memadati halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur dalam Festival Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jakarta Timur, Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang membudayakan pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat melalui olahraga.

Festival dibuka oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, didampingi Ketua KORMI DKI Jakarta, Diana Dewi, jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, serta pengurus dan anggota komunitas olahraga masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan defile peserta dari berbagai INORGA di bawah naungan KORMI, di antaranya Persatuan Liong dan Barongsai Seluruh Indonesia (PLBSI), Persatuan Olahraga Pernafasan Indonesia (PORPI), Komunitas Bepers Indonesia (KBI), Olahraga Kebugaran Indonesia (ORKI), Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitness Indonesia (ASIAFI), Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI), serta sejumlah komunitas senam dan perguruan pencak silat.

Berbagai atraksi ditampilkan, mulai dari pertunjukan barongsai, senam kebugaran, aerobik, hingga demonstrasi pencak silat. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya, Munjirin mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

“Kita bersatu melalui gerakan, senam, dan silat. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta Timur semakin sehat, kompak, dan solid dalam membangun kebersamaan,” ujar Munjirin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur akan terus mendukung pengembangan olahraga masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus memperkuat solidaritas warga.

Sementara itu, Ketua KORMI DKI Jakarta, Diana Dewi, mengatakan olahraga masyarakat tidak hanya berfungsi menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi media mempererat persatuan dan melestarikan budaya bangsa.

Festival ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2027 di Palu, Sulawesi Tengah. Sejumlah INORGA menyatakan kesiapan mengirimkan pegiat olahraga terbaik untuk mewakili DKI Jakarta pada ajang nasional tersebut.

Selain kegiatan olahraga, panitia menghadirkan edukasi pengelolaan sampah melalui kuis interaktif mengenai pemilahan sampah organik, anorganik, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta residu. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Festival juga diramaikan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menampilkan berbagai produk unggulan lokal. Kehadiran bazar menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Melalui festival ini, KORMI Jakarta Timur berharap budaya hidup sehat semakin berkembang, partisipasi masyarakat dalam olahraga terus meningkat, serta lahir lebih banyak pegiat olahraga yang mampu berprestasi di tingkat nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap