Perhutani dan BPKH Inventarisasi Kawasan Hutan Ujung Berung untuk Perkuat Pengelolaan Berbasis Data

oleh
Tim Perhutani KPH Bandung Utara bersama BPKH melaksanakan inventarisasi kawasan hutan di wilayah BKPH Manglayang Barat, Kabupaten Bandung, sebagai upaya memperbarui data potensi hutan untuk mendukung pengelolaan yang berkelanjutan.
21.2K pembaca

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara bersama Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan, Kementerian Kehutanan, melaksanakan inventarisasi berkala di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Manglayang Barat, Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang berlangsung di sejumlah titik Resort Pemangkuan Hutan (RPH), termasuk RPH Ujung Berung, bertujuan memastikan akurasi data potensi sumber daya hutan sebagai dasar penyusunan kebijakan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Inventarisasi meliputi pengukuran ulang batas kawasan hutan, pendataan tegakan pohon, identifikasi potensi keanekaragaman hayati, serta verifikasi pemanfaatan ruang kawasan hutan. Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam pemutakhiran data kehutanan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan ini dihadiri Asisten Perhutani/Kepala BKPH Manglayang Barat Juhananur Setiaputra, Kepala Sub Seksi Perencanaan Sumber Daya Hutan Billy Dipta Yulio, Kepala RPH Ujung Berung Adang Supriatna, serta tim teknis BPKH yang dipimpin Chatarina Ganis bersama Yosephine.

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara, Deden Yogi Nugraha, menegaskan bahwa inventarisasi berkala merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menyediakan data kehutanan yang akurat, mutakhir, dan menjadi dasar pengambilan kebijakan.

“Inventarisasi bersama BPKH merupakan langkah penting untuk memastikan data potensi sumber daya hutan tetap akurat sekaligus mendukung perlindungan aset negara. Hasil inventarisasi akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengelolaan hutan yang berorientasi pada kelestarian ekologi, manfaat ekonomi, dan fungsi sosial kawasan hutan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (22/7/2026).

Sementara itu, Ketua Tim Teknis BPKH, Chatarina Ganis, menyampaikan bahwa pelaksanaan inventarisasi berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara BPKH dan Perhutani.

“Sinergi yang baik antara BPKH dan Perhutani sangat mendukung kelancaran proses inventarisasi. Data lapangan yang diperoleh akan menjadi bagian penting dalam pemutakhiran informasi kawasan hutan sebagai dasar perencanaan kehutanan yang lebih akurat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Bandung Utara dan BPKH memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berbasis data, akuntabel, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung perlindungan kawasan hutan di wilayah Bandung.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap