Tokoh Kotamobagu Sambangi Dewan Pers, Bahas Perkembangan Pers Daerah

oleh
Anggota Kelompok Kerja Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers Dar Edi Yoga bersama tokoh masyarakat Kotamobagu, Sudirman Sulaiman, dalam pertemuan di Kantor Dewan Pers, Jakarta.
9.1K pembaca

Perkembangan pers daerah menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan Anggota Kelompok Kerja Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers, Dar Edi Yoga, dengan tokoh masyarakat Kotamobagu, Sulawesi Utara, Sudirman Sulaiman.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Selasa (18/8/2026), menjadi forum untuk bertukar pandangan mengenai dinamika masyarakat dan perkembangan ekosistem pers di Kotamobagu serta Sulawesi Utara.

Sudirman Sulaiman yang akrab disapa Haji Ninong menyampaikan sejumlah pandangan mengenai kondisi masyarakat dan perkembangan informasi di daerah. Menurutnya, media lokal memiliki peran penting karena menjadi salah satu sumber informasi yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.

Ia menilai keberadaan pers daerah tidak hanya penting dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dalam mengawal berbagai persoalan dan perkembangan di tengah masyarakat.

Dar Edi Yoga mengatakan, perkembangan pers daerah saat ini tidak dapat dipisahkan dari transformasi digital. Media lokal dituntut mampu mengikuti perubahan pola konsumsi informasi tanpa mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik.

“Pers daerah memiliki peran strategis. Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan ikut mengawal pembangunan di daerah,” ujar Dar Edi Yoga.

Menurut Dar Edi, penguatan pers daerah membutuhkan kolaborasi antara insan pers, masyarakat, pemerintah daerah, organisasi profesi, dan berbagai pemangku kepentingan.

Di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial, media profesional dituntut semakin konsisten menerapkan verifikasi, akurasi, dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperluas komunikasi antara Dewan Pers dan berbagai elemen masyarakat di daerah. Masukan dari masyarakat dinilai penting agar perkembangan pers tetap berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan publik.

Dari Kotamobagu, pertemuan tersebut menegaskan pentingnya peran pers daerah dalam menghadapi perubahan. Media lokal diharapkan tidak sekadar menjadi penonton, tetapi mampu mengambil peran dalam memberikan informasi yang berkualitas sekaligus ikut mendorong perubahan positif di masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap