Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong pengembangan layanan kesehatan berbasis stem cell atau sel punca serta medical tourism untuk meningkatkan daya saing sektor kesehatan Ibu Kota.
Hal itu disampaikan Pramono saat meresmikan operasional Rumah Sakit Toto Tentrem di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026).
Pramono mengatakan kehadiran RS Toto Tentrem menambah fasilitas kesehatan bertaraf internasional di Jakarta, khususnya yang memiliki layanan berbasis teknologi sel punca.
“Hari ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapatkan tambahan satu rumah sakit yang luar biasa. Satu rumah sakit bertaraf internasional yang secara khusus di bidang yang berkaitan dengan stem cell,” ujar Pramono.
RS Toto Tentrem Didukung 70 Dokter Spesialis
RS Toto Tentrem memiliki kapasitas 50 tempat tidur dan didukung sekitar 70 dokter ahli. Rumah sakit tersebut juga memiliki lima tempat tidur di unit perawatan intensif atau ICU.
Layanan rumah sakit terintegrasi dengan Asia Stem Cell Centre Lab. Selain stem cell, fasilitas kesehatan tersebut menawarkan sejumlah layanan medis, antara lain bedah, pengobatan regeneratif, transplantasi organ dan sumsum tulang, serta layanan onkologi.
“RS Toto Tentrem hadir dengan fokus memberikan pelayanan kesehatan komprehensif, dokter spesialis terpercaya, dan teknologi kesehatan terkini,” kata Pramono.
Menurutnya, kehadiran rumah sakit dengan layanan khusus dan teknologi kesehatan tersebut dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu destinasi medical tourism di tingkat nasional maupun internasional.
Pemprov DKI Buka Peluang Kolaborasi
Pemprov DKI Jakarta juga membuka peluang kerja sama antara rumah sakit swasta dan fasilitas kesehatan milik pemerintah.
Pramono berharap RS Toto Tentrem dapat berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, termasuk dalam pengembangan Rumah Sakit Tarakan.
“Saya sudah meminta kepada Direktur RS Toto Tentrem, mudah-mudahan nanti bekerja sama dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk Rumah Sakit Tarakan. Saya memang berkeinginan Rumah Sakit Tarakan juga dikembangkan,” ujarnya.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta memiliki 31 rumah sakit. Kolaborasi dengan fasilitas kesehatan swasta diharapkan dapat memperluas kapasitas layanan medis khusus sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi kesehatan.
“Kami akan menyokong sepenuhnya untuk perkembangan Rumah Sakit Toto Tentrem ini,” tegas Pramono.
Diharapkan Perkuat Sistem Kesehatan Jakarta
Pramono juga berharap RS Toto Tentrem tidak hanya berfokus pada layanan spesialistik, tetapi turut menjadi bagian dari penguatan sistem kesehatan Jakarta.
Ia mendorong kontribusi rumah sakit tersebut dalam layanan kegawatdaruratan, critical care, serta dukungan terhadap program kesehatan nasional, termasuk pencegahan stunting dan berbagai program prioritas lainnya.
“Saya berharap RS Toto Tentrem dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat sistem kesehatan Jakarta,” pungkasnya.
Sementara itu, pendiri RS Toto Tentrem, dr. Purwati, mengatakan rumah sakit tersebut dikembangkan dengan sejumlah layanan unggulan, seperti stem cell, regenerative medicine, wellness, bedah terpadu, transplantasi sumsum tulang, onkologi, kardiologi, dan medical check-up.
Selain layanan pengobatan, rumah sakit juga menempatkan aspek pencegahan sebagai bagian dari pelayanan kesehatan.
“Kami berharap dengan hadirnya Rumah Sakit Toto Tentrem dengan teknologi advanced bisa memberi manfaat untuk masyarakat, tidak hanya untuk kuratif, tetapi juga preventif,” ujar Purwati.
Catatan: Informasi ini dikutip dari portal resmi Provinsi DKI Jakarta, Senin (24/8/2026).






