Kemendikdasmen Perkuat Pembinaan Murid Berprestasi

oleh
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti bersama murid berprestasi dalam kegiatan apresiasi dan pembinaan talenta. (Sumber: kemendikdasmen.go.id)
14.6K pembaca

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat pembinaan murid berprestasi melalui pemberian apresiasi dan pengembangan talenta secara berkelanjutan.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid. Dalam aturan tersebut, apresiasi menjadi salah satu tahapan setelah proses identifikasi, pengembangan, dan aktualisasi talenta.

Apresiasi diberikan kepada murid yang meraih prestasi dalam berbagai ajang nasional yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan pemerintah terus berupaya memberikan penghargaan sekaligus membuka kesempatan pengembangan bagi murid berprestasi.

“Kami terus berusaha mendukung dan mengapresiasi prestasi anak bangsa. Mohon maaf kalau mungkin hadiahnya tidak besar,” kata Abdul Mu’ti di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

420 Juara Nasional Dibina

Kemendikdasmen tidak berhenti pada pemberian penghargaan. Pembinaan juga diarahkan untuk mempersiapkan murid berprestasi agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Pada 2026, sebanyak 420 juara ajang nasional mendapatkan pembinaan dari Puspresnas bersama sejumlah mitra. Dari jumlah tersebut, 79 murid dikirim sebagai delegasi Indonesia untuk mengikuti berbagai kompetisi internasional.

Para delegasi Indonesia yang telah bertanding berhasil meraih 47 penghargaan internasional, terdiri atas tujuh medali emas, 17 perak, 23 perunggu, dan lima honorable mention.

Abdul Mu’ti mengatakan pemerintah juga tengah mencari skema pendanaan lain untuk meningkatkan dukungan apresiasi kepada murid berprestasi.

“Kami sedang mencari skema supaya anggarannya dapat digunakan dari sumber-sumber lain sehingga anggaran hadiahnya dapat ditambah,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan tidak seharusnya dinilai hanya berdasarkan besaran hadiah. Murid yang berprestasi juga memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pembinaan dan pengembangan talenta secara berkelanjutan.

Pembinaan Berlanjut hingga Pendidikan Tinggi

Kepala Puspresnas Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan prestasi di tingkat nasional bukan menjadi akhir dari proses pembinaan. Puspresnas terus mendampingi para talenta berprestasi agar memiliki kesempatan berkompetisi di tingkat internasional.

“Prestasi di tingkat nasional bukanlah akhir dari proses pembinaan. Kami terus mendampingi para talenta berprestasi agar dapat berkembang dan memiliki kesempatan lebih luas lagi,” kata Irene.

Dukungan juga diberikan melalui akses pendidikan tinggi. Salah satunya melalui Beasiswa Talenta Indonesia, hasil kolaborasi Puspresnas dan LPDP.

Program tersebut menyediakan pendanaan pendidikan jenjang S1/D4 di dalam maupun luar negeri bagi talenta berprestasi. Pada 2026, telah diumumkan 174 calon penerima beasiswa S1, terdiri atas 171 calon penerima untuk perguruan tinggi dalam negeri dan tiga calon penerima untuk perguruan tinggi luar negeri.

Para calon penerima merupakan pemenang berbagai ajang yang difasilitasi Puspresnas, termasuk OSN.

Irene menegaskan OSN bukan sekadar kompetisi untuk mengejar medali. Proses mengikuti kompetisi juga menjadi sarana bagi murid untuk mengembangkan kemampuan, karakter, sportivitas, daya juang, dan mental.

“OSN bukan semata-mata tentang medali atau menjadi juara. Proses mengikuti kompetisi menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, sportivitas, daya juang, dan mental sebagai generasi unggul Indonesia,” tuturnya.

Kemendikdasmen memastikan pengembangan talenta murid dilakukan melalui proses yang adil, transparan, dan berintegritas. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi pintu bagi murid untuk memperoleh kesempatan pengembangan diri dan pendidikan pada jenjang berikutnya.

Irene juga mengapresiasi masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan ajang talenta yang berpihak kepada murid.

Catatan: Informasi ini dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Sabtu (5/9/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap