Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menggelar Lokakarya Konstitusi 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju satu abad HMI. Kegiatan tersebut berlangsung pada 18–20 September 2026 di Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina, Bekasi, Jawa Barat.
Lokakarya mengusung tema “Transformasi Organisasi Menuju Satu Abad HMI untuk Indonesia” dan diikuti perwakilan HMI Cabang serta Badan Koordinasi (Badko) dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pra-kongres untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan penyempurnaan konstitusi HMI menjelang Kongres HMI ke-XXXIII.
Selama tiga hari, peserta mengikuti diskusi dan pembahasan bersama sejumlah narasumber dari berbagai generasi. Para senior dan alumni HMI turut dilibatkan untuk memberikan pandangan sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tantangan yang dihadapi ke depan.
Bahas AD/ART dan Pedoman Organisasi
Pada hari kedua, peserta mengikuti sidang komisi yang terbagi menjadi dua kelompok. Komisi A membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), sedangkan Komisi B membahas pedoman kepengurusan.
Pembahasan kemudian dilanjutkan melalui sidang paripurna. Forum tersebut menghasilkan draf rekomendasi penyempurnaan sejumlah redaksi pasal, poin, dan pedoman kepengurusan yang dinilai masih memiliki potensi multitafsir.
Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, mengatakan Lokakarya Konstitusi 2026 menjadi ruang untuk melakukan evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi menjelang Kongres HMI ke-XXXIII.
“Lokakarya konstitusi bukan sekadar forum biasa, tetapi tempat lahirnya gagasan besar untuk perbaikan organisasi ke depannya,” ujar Bagas Kurniawan.
Sementara itu, Ketua Bidang PAO PB HMI, Sukrin, mengatakan lokakarya tersebut menjadi ruang bagi HMI untuk menyesuaikan aturan organisasi dengan perkembangan zaman, termasuk perubahan yang dipengaruhi perkembangan teknologi.
“Kami ingin memastikan lokakarya ini menjadi semangat untuk menyatukan gagasan, ide, dan persepsi dalam memperbaiki aturan main organisasi,” kata Sukrin.
Ketua Pelaksana Lokakarya Konstitusi 2026, Feri Kurniawan, menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesamaan persepsi dalam proses pembenahan organisasi.
Lokakarya Konstitusi 2026 menjadi bagian dari upaya PB HMI mengevaluasi dan menyempurnakan aturan organisasi agar tetap relevan dengan kebutuhan anggota serta perkembangan zaman menuju satu abad HMI.






