Pasangan ganda campuran Indonesia, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, mengawali kiprahnya di Polytron Surabaya International Challenge 2026 dengan kemenangan.
Menghadapi wakil Singapura Nge Joo Jin/Tay Andrea Jacqui pada babak 32 besar, Bagas/Apri harus melewati pertandingan tiga gim sebelum menang dengan skor 19-21, 21-16, 21-16.
Bagas/Apri yang berstatus unggulan kelima sempat kehilangan gim pertama. Namun, mereka mampu memperbaiki permainan dan merebut dua gim berikutnya untuk memastikan kemenangan.
Bagas mengakui permainan mereka pada pertandingan tersebut belum maksimal. Ia berusaha meningkatkan tempo dan suasana permainan agar penampilan mereka bisa lebih baik.
“Pertandingan hari ini kami bermain kurang baik. Namun, saya mencoba meningkatkan hawa permainan supaya bisa meningkat,” kata Bagas.
Menurut Bagas, pasangan ini masih harus memperbaiki permainan sejak awal pertandingan untuk menghadapi laga berikutnya.
“Untuk besok kami perlu meningkatkan lagi untuk start-nya,” ujarnya.
Bagas/Apri Masih Cari Chemistry
Apriyani mengatakan dirinya dan Bagas masih berusaha menemukan pola permainan yang paling sesuai sebagai pasangan baru di sektor ganda campuran.
Pada gim pertama, Apriyani merasa terlalu nyaman sehingga belum mampu bermain sesuai rencana.
“Di gim pertama saya terlalu nyaman mainnya. Di dua game selanjutnya kami mencoba terus mencari permainan yang pas karena kami juga belum dapat feeling mainnya,” kata Apriyani.
Ia juga menyebut komunikasi dan chemistry menjadi aspek yang masih harus ditingkatkan.
Bagas terus berusaha menjaga komunikasi dengan Apriyani, baik ketika berada di dalam maupun di luar lapangan.
“Untuk chemistry, kami masih harus meningkatkan lagi. Bagas juga mencoba untuk terus menjaga komunikasi dengan saya, baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Apriyani.
Selain chemistry, keduanya masih beradaptasi dengan posisi masing-masing di lapangan. Bagas dan Apriyani sebelumnya dikenal sebagai pemain dari sektor ganda yang berbeda.
“Secara permainan kami masih kagok di posisi saja karena kami sama-sama dari pemain ganda. Ini harus kami tingkatkan,” tutur Apriyani.
Kemenangan atas wakil Singapura tersebut menjadi modal awal Bagas/Apri untuk melanjutkan perjalanan mereka di Polytron Surabaya International Challenge 2026.
(Sumber: pbsi.id)
Catatan: Informasi ini dikutip dari situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, Rabu (23/9/2026).











