Nurisa Dian Raih Emas Pertama Panahan di Asian Games

oleh
Nurisa Dian Ashrifah menunjukkan medali emas yang diraihnya pada nomor compound women's individual Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.(Sumber: kemenpora.go.id)
15.3K pembaca

Nurisa Dian Ashrifah menorehkan sejarah baru bagi panahan Indonesia setelah meraih medali emas nomor compound women’s individual pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Nurisa memastikan gelar juara setelah mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dalam final di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose, Aichi, Jepang, Kamis (1/10/2026). Nurisa menang tipis dengan skor 139-137.

Pertandingan berlangsung ketat hingga akhir. Kedua pemanah saling mengejar angka sebelum Nurisa mampu menjaga ketenangan pada end penentuan. Akurasi menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan tersebut.

Pada momen krusial, Nurisa mampu mengarahkan anak panah ke area bernilai 10 poin. Hasil tersebut membuatnya unggul dua angka dan mengunci medali emas.

Emas Pertama Panahan Indonesia

Capaian Nurisa menjadi catatan bersejarah karena merupakan medali emas pertama Indonesia dari cabang olahraga panahan sepanjang keikutsertaan di Asian Games.

Sebelum Nurisa, pencapaian terbaik panahan Indonesia di Asian Games adalah medali perak.

Tatang Budiman, Donald Pandiangan, dan Suradi Rukimin meraih perak nomor beregu recurve putra pada Asian Games 1982. Kemudian Danahuri Dahliana, Rusena Gelanteh, dan Purnama Pandiangan menyumbangkan perak beregu recurve putri pada Asian Games 1994.

Pada Asian Games 2018, Diananda Choirunisa kembali membawa pulang medali perak melalui nomor individual recurve putri.

Nurisa akhirnya memutus catatan tersebut dengan mempersembahkan emas dari nomor compound putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Emas Kelima Indonesia

Kemenangan Nurisa juga membuat koleksi emas Indonesia di Asian Games 2026 menjadi lima medali emas. Sebelumnya, Indonesia mendapatkan emas dari beregu putra bulu tangkis, ganda putra melalui Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, angkat besi melalui Rahmat Erwin Abdullah, serta panjat tebing melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi.

Prestasi tersebut sekaligus melanjutkan catatan positif Nurisa di level Asia. Sebelumnya, ia juga tercatat sebagai peraih emas nomor compound putri pada SEA Games 2025.

Bagi panahan Indonesia, kemenangan Nurisa menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju persaingan yang lebih tinggi di level internasional.

Perjuangan Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih berlanjut. Sejumlah atlet Merah Putih masih bertanding dan berpeluang menambah koleksi medali sebelum kompetisi berakhir.

Sumber: kemenpora.go.id

Catatan: Informasi ini dikutip dari situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Kamis (1/10/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap