Home / Artikel / 24 Sapi Tak Layak Jual, Pedagang Hewan Qurban Memaksaan Kehendak

24 Sapi Tak Layak Jual, Pedagang Hewan Qurban Memaksaan Kehendak

Jakarta, sketsindonews – Sebanyak 24 hewan jenis sapi dinyatakan tak layak di konsumsi sebagai qurban, setelah Petugas Sudin Kelautan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kota Jakarta Pusat melakukan pemeriksaan hewan.

Hewan yang diketemukan dalam keadaran sakit sekitar umur 1,5 tahun, 3 (tiga) diantaranya dalam kondisi sakit hasil dari pemeriksaan Dokter Hewan.

Dalam kaitan itu Lurah Pegangsaan, Suprayogi bersama petugas KPKP mengawasi jalannya pemeriksaan hewan qurban. Satu persatu sapi diperiksa dari mulai umur, seperti pertumbuhan gigi hingga pemeriksaan kesehatan sapi.

Menurut Kepala Seksi Peternakan KPKP Jakarta Pusat, Hasudungan mengatakan, setengah sapi yang didagangkan masih di bawah umur. Padahal hewan yang layak dijadikan kurban sudah harus cukup umur harus berusia 2 tahun keatas sebagai syarat utama.

“Yang diperiksa ada 21 yang tidak layak dijadikan kurban. Tapi para pedagang terkesan memaksakan sekali menjual hewan di bawah umur berusia 1, 5 tahun. Seperti terlihat dari pertumbuhan giginya terlihat sudah cukup matang dalam kasat mata pupil matanya sudah besar, namun sebenarnya tidak, sehingga kurang dari apa yang kami harapkan,” ungkap Hasudungan saat melakukan kesehatan Hewan di Jalan Tempo, RW 07, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/9/2016).

Ia menambahkan, kemudian tiga sapi lainnya ketika diperiksa mengalami sakit. Mulai dari sakit mata dan sakit kulit.

“Hewan yang sakit, kita kasih obat dan yang belum cukup umur diberi tanda silang menggunakan cat silang agar masyarakat tidak membeli hewan tersebut,” tandasnya.

Selain menemukan hewan sakit, petugas juga menemukan para pedagang hewan qurban tanpa memiliki dokumen surat kesehatan dari daerah asal.

“Kita masih mendapati pedagang tidak mempunyai surat kesehatan hewan kurban. Padahal, surat tersebut sangat penting untuk persyaratan membawa hewan kurban,” ungkapnya.

“Sepertinya mereka para pedagang hewan qurban masih berkehendak memaksaan diri dari aturan yang sudah menjadi syarat Administrasi tentang petunjuk penjualan hewan,” tutupnya.(Nr)

Check Also

Kisruh : Dinas UMKM DKI Hambat Kemajuan Kosti Jaya

Jakarta, sketsindonews – Manajemen perusahaan angkutan taksi Kosti Jaya merasa dirugikan dan diperlakukan tidak adil …

Watch Dragon ball super