Home / Artikel / 3 Institusi Jaga Tanah Abang, Trotoar Tetap Steril Dari PKL

3 Institusi Jaga Tanah Abang, Trotoar Tetap Steril Dari PKL

Jakarta, sketsindonews – 3 Institusi terus lakukan kordinasi dalam menjaga kawasan Tanah Abang diantaranya Kepala Satpol PP Kota Jakarta Pusat, Kepala Sudin Dishub, dan Kapolsek Tanah Abang dalam ikut melakukan monotoring terhadapad adanya rumor kawasan Tanah Abang yang akan di banjiri para PKL untuk mencoba berjualan di sisi bandar jalan trotoar hingga wacana penutupan akses jalan dalam format rekayasa jalan yang diperuntukan untuk para PKL.

Dalam pantauan sketsindonews. com dilokasi kawasan Tanah Abang Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Rahmat Lubis yang di dampingi Kasudin Dishub Harlem Simanjuntak dan Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono mengatakan, Pihaknya bersama pimpinan terkait terus berjaga banjirnya PKL di Tanah Abang, ujarnya.

kawasan tanah abang. jati bunder.doc

Sterilitas Bulan Bhakti Trotoar (BTT) terus kami lakukan untuk ketiga institusi terus berjaga dari segala kemungkinan dari pelanggaran aturan para PKL yang selama ini telah kami himbau untuk tidak dipergunakan tidak sebagaimana mestinya.

Kami antisipasi kemungkinan yang ada baik kemacetan serta trotoar untuk tidak ada pedagang yang selama ini sudah baik, terang Lubis.

Kami tetap jaga trotoar untuk tidak boleh berdagang, walaupun dirinya mengakui ditinggal sedikit saja trotoar Jati Bunder akan kembali di kuasai para PKL

Kasudin Perhubungan Kota Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak, mengatakan pihaknya bersama Satpol terus bergiliran menjaga baik parkir liar serta kemacetan yang ada dikawasan Tanah Abang.

Terkait macetnya Tanah Abang persoalan mikrolet mangkal kami juga juga punya data titik mana, tapi pihaknya terus berupaya bahwa jam 8 pagi tak ada lagi persoalan karena sesuai tugas petugas kami jam itu pun kami sudah kerahkan petugas.

Kami bergantian dengan pihak Satpol PP bergiliran dalam memantau kawasan, kata Harlem

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan pihak Pemda DKI akan bekerja sama dengan pihak para lingkungan dalam menata kawasan Tanah Abang dari kemacetan hingga maraknya PKL yang melanggar aturan.

“Ini sepertinya bola panas statemen Wagub DKI dalam menyikapi masalah Tanah Abang, untuk membuka peluang para PKL kembali untuk berjualan secara illegal dengan melanggar aturan”, ujar H. Wahyudi tokoh pemuda Tanah Abang.

Operasi terpadu OCP dan BTT dan pengawasan penjagaan Trantib bersama Dishub DKI selama ini sudah cukup baik dalam menteraphy para pelanggar perda sehingga tertib usaha dan parkir liar tidak marak, pungkasnya. (10/11)

“Kalo Tanah Abang kembali seperti adanya sogo jongkok penuhi jalan hingga nantinya akan muncul kerawanan baru yang sistemik dimunculkan selain pengguna jalan akan merasa dirugikan.

Wagub DKI Sandiaga Uno harus melihat pemko Jakarta Pusat telah berusaha dengan baik, jangan pula merubah tatanan yang sudah dibangun menjadikan Tanah Abang lebih semrawut dengan alasan penataan, kata Wahyudi

Trantib harus tegas dong seperti di Monas dalam menyikapi sudut pandang kawasan lebih tertata, sehingga wujud Tanah Abang semakin baik dengan tetap menjunjung tinggi aturan serta pemahaman edukasi bagi para pelaku ekonomi yang sudah ada untuk tertib aturan, tutup Wahyudi

reporter : nanorame

 

 

 

Check Also

Luka Terus Menyala Discripsi Ramadhan

Sahur Hari Ketujuh Jakarta, sketsindonews – Sahur di hari 7 di bulan Ramadhan 1439 H …

Watch Dragon ball super