Anggaran Jalur Sepeda 73,771 Milyar, Kok Ujug – Ujug Naik

Jakarta, sketsindonews – Dalam rapat komisi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta belum sepakat soal anggaran pembangunan jalur sepeda yang tidak masuk akal dari nilai yang dilakukan pemerimtah.

DPRD merasa rencana itu belum jelas dan mendadak naik dari rencana awal. “Semula Rp 4,498 Miliar, sementara saat ini ada penambahan Rp 69,272 miliar total Rp 73,771 Miliar. Penambahan tersebut sesuai dengan program DKI untuk mewujudkan pembangunan jalur sepeda di Jakarta. Tahun ini pemda DKI merencanakan sepanjang 63 km dari target pada tahun 2022 sepanjang 500 Kilo Meter jalur sepeda,” ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dirinya pemaparan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih Jakarta.

Sementara salah satu anggota Komisi B dari Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Manura Siahaan, bertanya soal rencana besar (Master Plan) pembangunan jalur sepeda.

Jika tidak ada, anggaran ini kemungkinan akan dicoret, kata Manura.(6/11)

“Kalau tak mampu tunjukkan itu (master plan) ke saya maka di rekomendasikan dicoret. Semua yang tidak terintegrasi dengan mengatasi persoalan kemacetan, dicoret,” tandas Manura.

Sementara itu, Sekretaris Komisi C dari Fraksi PDIP Pandapotan Sinaga, bertanya soal alasan peningkatan anggaran. Padahal Pandapotan menyebut ada pemotongan rencana anggaran secara umum di DKI Jakarta.

“Setelah lakukan efisiensi, kalian malah naik Rp 69 miliar. Ini jadi lucu ini perencanaan bagaimana? Harus dipastikan, nggak mungkin selama satu hari bisa naik,” kata Pandapotan.

Dengan pertanyaan para Anggota Dewan Kadis Bina Marga
Syafrin lalu meyakinkan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah membuat master plan pembuatan 500 km jalur sepeda sampai 2020.

“Master plan sudah ada. Sudah di-workshop dengan elemen pesepeda. Target kami di 2022, 500 km,” ujar Syafrin.

“Kasih kajian ke saya, di komisi dikaji. Ini jadi dipahami bersama. Kami tidak mau, kok ujug-ujug naik. Ini recommended atau nggak. Jangan diputus sekarang, harus dibahas di pendalaman secara rinci,” tegas Manura.

nanorame