KBBS Regional Jogja, Komitmen Jaga Kehangatan Melalui Silaturrahmi

oleh
oleh
KBBS Regional Jogja saat foto bersama, di Warung Ingkung Ayam Jawa Sor Sawo Pajangan Bantul
👁 189 pembaca

Yogyakarta, sketsindonews – Keluarga Besar Bani Sholeh ( KBBS) cabang Yogyakarta menggelar acara Syawalan, Minggu 9/7, bertempat di Warung ingkung ayam jawa “Sor Sawo” desa Wiji Rejo, Pajangan, Bantul Yogyakarta. Acara yang dikemas dengan santai dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri sesepuh hingga cucu yang masuk dalam KBBS Regional Yogyakarta.

Bunda Gatik Shoimah selaku Ketua KBBS Regional Jogja, dalam sambutan pengantarnya menyampaikan bahwa Kita sebagai hamba Allah SWT harus banyak bersyukur, apalagi KBBS Cabang Jogja tinggalnya tidak jauh, sehingga dengan kondisi tersebut sangat berpeluang dalam menjaga silahturrahmi.

Ketua KBBS Regional Jogja Bunda Gatik Shoimah, saat memberikan sambutan pengantar.

Menurutnya, Melalui syawalan ini KBBS cabang Jogja harus tetap komitmen untuk menjaga kehangatan dengan ukhuwah maupun silahturrahmi.

Gambar

“Selain itu melalui moment syawalan ini mari kita saling memaafkan secara lahir sampai bathin, sehingga diharapkan segala dosa dan khilaf kita kembali kepada nol. Karena kesalahan kepada manusia harus ditebus, dengan permohonan maaf dan saling bertemu, namun kalau kesalahan kepada Allah SWT, cukup dengan beristighfar,” ujarnya.

Bunda Gatik menambahkan bahwa, KBBS Regional Jogja sangat berpotensi, karena dengan latar belakang yang bagus, dan berbeda, misalnya ada yang berprofesi dokter, Dosen, pengusaha, Konsultan, Tentara, Catering, dan sebagainya, bisa saling melengkapi dan bertukar pikiran.

Dalam pertemuan syawalan tersebut diharapkan bisa mengumpulkan dana sosial yang rencananya akan diberikan untuk santunan ke pantai asuhan, maupun Rumah Tahfidz, semoga memberikan manfaat, amiin, papar Bunda Gatik.

Sementara Ustadz Mulyono, selaku penceramah dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa melalui puasa Ramadhan semoga KBBS Jogja bisa menjadi orang bertaqwa. Menurutnya Taqwa itu harus ada proses untuk mendapatkannya, yaitu dengan berlomba-lomba melakukan amal kebaikan.

“Sebagaimana Nasehat Rosul, yang diriwayatkan Abdullah bin Amr bin Ash. ” Janganlah engkau seperti sifulan melakukan sholat malam, kemudian meninggal”. Ini maknanya bahwa kita harus memelihara perbuatan baik dan tetap menjaganya, dan pebuatan baik tersebut tidak boleh diceritakan, kecuali untuk memotifasi, karena setiap kebaikan adalah sedaqah,” papar Ustadz Mulyono.

(Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.