Jakarta, sketsindonews – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangan kepada awak media beberapa waktu yang lalu menyoal pembenahan transportasi secara bertahap berikut sarana ruang publik (trotoar) bagi layanan warga pejalan kaki, ungkapnya.
Pembenahan secara terintegrasi persoalan dari kemacetan tak luput dari pembenahan dari prioritas aksesbilitas lingkup memecahkan permasalahan utama untuk bisa diurai terhadap spot persoalan.
Ungkapan Anies begitu sangat menuntut para pamong kebijakan untuk melakukan akselerasi untuk bisa menterjemahkan bahasa Anies yang lembut namun dibalik itu ucapan Gubernur Anies di tuntut pamong untuk berbuat melakukan upaya – upaya sterilisasi pendestrian (trotoar), jalan bagi publik untuk tidak di fungsikan pemanfaatan oleh kepentingan utama publik, ujar Ketua Dewan Kota Jakarta Pusat Dede Sulaeman, di sela diskusi rutin dengan para Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat, di lantai 6 Kantor Walikota Jakarta Pusat Tanah Abang I.(21/8)
Setidaknya peran Satpol PP dan Unit Sektoral untuk bersenergi dalam melakukan pembenahan wilayah pada tingkat penyelesaian problematika utamanya fungsi publik, terang Dede.
Sementara pantauan sketsindonews di lingkungan Kecamatan Sawah Besar Satpol PP dalam program penataan sterilitas kawasan jalan pendestrian kerap di lakukan dalam setiap sepekan sekali dengan nama sandi “Rabu Tertib Kawasan Prioritas”.
Dampak Rabu Tertib Sawah Besar
Menurut Kasatpol PP Sawah Besar Sugiarso menuturkan, pihaknya tetap konsisten untuk menterjemahkan bahasa Gubernur Anies dalam melaksanakan kegiatan tertib hukum secara persuasif dan edukasi pada pihak pelanggaran hukum perda, tukasnya.
“Ini sangat berdampak positif selain juga mengingatkan semua pihak bukan saja publik atau penggiat ekonomi untuk selalu sadar membawa marwah strilitas trotoar.”
Sandi Rabu Tertib tentunya menjadi kegiatan rutin pihaknya bersama unit sektoral lain untuk saling membahu menata kawasan sterilitas jalan utama, trotoar dari gangguan pelanggaran akses kepentingan publik.

Pemetaan ini mencakup Jalan Karang Anyar Ray, Kolong Layang Karang Anyar, Jalan Samanhudi, Kawasan Masjid Istiqlal, Jalan Siliwangi, Jalan Mangga Dua Raya, Jalan Mangga Dua Dalam dan Jalan Pangeran Jayakarta untuk di jadikan parameter operasi di Sawah Besar, papar Sugiarso.
Tak luput pula penertiban PMKS untuk saat ini kami menjaring 6 gepeng dengan tindakan 4 orang di rujuk di bawa ke Panti Kedoya, 1 orang di rujuk ke Puskesmas Sawah Besar serta 1 orang dipulangkan kedaerah asalnya Sulawesi Selatan melalui Dinas Sosial.
Begitu pula penertiban penataan PKL yang berada di kawasan publik trotoar membuat kekumuhan kita angkut seperti gerobak, bangku, meja dan terpal untuk kita sita sebagai bukti mereka untuk tak lagi melakukan aktifitas ekonomi di kawasan sterilitas publik, tukas Sugiarso.
nanorame







