Jakarta, sketsindonews – Kadiv Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menyebutkan ada ratusan pendemo yang melakukan aksi tolak omnibus law, pada tanggal 7 dan 8 Oktober 2020 kemaren. Hal tersebut diungkap pada, konferensi pers di kantornya, Jumat (9/10/20).
Diketahui Polri mengamankan pendemo di berbagai kota di Indonesia saat demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja.
Selanjutnya para pendemo yang diamankan tersebut menjalani rapid test, kemudian ditemukan ada pendemo yang berstatus reaktif covid-19.
“Para pendemo yang kemarin kita amankan, kita lakukan rapid. Dari hasil rapid, ditemukan ada 145 reaktif COVID,” ungkap Argo.
Selanjutnya, para pendemo yang reaktif di bawa ke lokasi isolasi, sementara pendemo reaktif yang di Jakarta dibawa ke Wisma Atlet.
“Seperti di Polda Metro Jaya, ada 27 yang sudah kita kirim ke Wisma Atlet. Biar dari Gugus COVID yang akan merawatnya. Di polda-polda lain kita rujuk untuk diberi perawatan,” katanya.
Saat ini, kata Argo masih banyak pendemo yang diperiksa polisi. Dimana sebagian pendemo ada yang masih di bawah umur.
“Para pendemo ini yang melakukan kegiatan kemarin masih dilakukan pemeriksaan. Kita identifikasi dan misal nanti ada pelajar atau anak-anak, kita panggil orang tuanya agar bisa tahu apa yang dilakukan putranya,” ucap Argo.
(Detik)






