Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Tingkatkan Pelayanan Desa, Pemkab Sumenep Luncurkan ‘Aplikasi Digdaya’

oleh
7.4K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus berinovasi meningkatkan kualitas pengelolaan data desa, yakni dengan mengembangkan aplikasi sistem informasi desa, Data Integrasi Desa Berdaya (Digdaya).

Melalui aplikasi tersebut masyarakat bisa mempercepat pengelolaan data desa, seperti data kependudukan, sarana prasarana, anggaran desa sehingga pelaksanaanya bisa dilakukan dengan cepat dan akurat.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, dengan hadirnya sistem itu, secara otomatis akan mempercepat pelayanan desa. Sebab selama ini pelayanan administrasinya konvensional sangat menyita waktu. Sehingga aplikasi itu sebagai Sistem Informasi Desa (SID) guna membantu mempercepat waktu pelayanan desa, termasuk produk dokumen.

Gambar

“Jadi, ketersediaan data desa di profil desa juga memudahkan Pemdes dalam perencanaan dan penganggaran dalam bentuk metode perencanaan partisipatif, analisis masalah dan potensi desa, yang berdampak pada penyusunan anggaran dan belanja desa,” kata Bupati Fauzi, Senin (11/10).

Pihaknya meminta, agar sistem informasi ini jangan hanya berkutat pada input data, namun harus dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas penganggaran dan serapan Dana Desa (DD). Selain itu Bupati akan menindaklanjuti sebagai sebuah kebutuhan sistem yang diarahkan untuk mempermudah kerja pemerintahan desa.

“Agar dananya lebih tepat sasaran dengan adanya data yang tersedia. Jangan sampai aparatur Pemerintah Desa (Pemdes) setelah pembuatan sistem ini, seakan-akan pekerjaan sudah selesai, padahal sistem dibangun untuk mempermudah kerja selanjutnya,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli mengungkapkan, bahwa aplikasi Digdaya itu sebagai salah satu bentuk dukungan untuk mewujudkan program smart city and smart village (kota pintar dan desa cerdas) di Kabupaten Sumenep.

“Kami ingin dengan adanya Digdaya ini hasil yang dicapai, di antaranya mempercepat pelayanan desa, pemanfaatan dana desa serta transparansi pemerintahan desa,” kata dia.

Menurutnya, ke depan ketersediaan data yang lengkap sangat penting untuk membantu pemerintah dalam membuat kebijakan yang tepat sasaran dan mendistribusikan pelayanan dengan baik.

Terlebih lagi, berbagai daerah berlomba-lomba memanfaatkan data menggunakan skema big data untuk mendukung perencanaan pembangunan, mulai dari perencanaan pelayanan publik hingga akses terhadap pelayanan kesehatan.

(nru/nky)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap