Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

GP Ansor Adakan Silaturahim Para Tokoh dan Kyai

oleh
oleh
756 pembaca

Jakarta,sketsindonews – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Silaturahim bersama para kader. Dalam kesempatan itu, GP Ansor juga mengundang Presiden RI Joko Widodo dan sejumlah Kiai Sepuh di Indonesia, dalam Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Tema “Indonesia Dari Mata Bathin Kiai” Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat.

Menurut Sekjen PP GP Ansor, Adung Abdul Rochman mengatakan, ada beberapa pesan yang ingin disampaikan melalui silaturahim yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 5.000 orang itu.

“PP GP Ansor memandang bahwa persaudaraan kita sebagai anak bangsa sedang berada dalam ancaman. Saat ini kita sedang mengalami problem dalam tiga sektor ukhuwah (Trilogi Ukhuwah) sebagaimana gagasan KH Achmad Siddiq, yakni ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah.

Gambar

Beragam fakta dapat disodorkan untuk menguatkan argumentasi ini. Di antaranya ujaran kebencian begitu mewabah baik di dunia maya maupun di dunia nyata,” kata Adung dalam konferensi pers bersama para wartawan di PP GP Ansor, Jalan Kramat Raya. (11-12-2016)

GP Ansor, kata Adung, memandang fenomena itu sebagai hal yang dapat membahayakan kehidupan berbangsa. Dengan menghadirkan silaturahim Presiden dengan para kiai, diharapkan mampu kembali membawa ketenteraman Indonesia.

“PP GP Ansor menegaskan kembali komitmennya sebagai pengawal kesatuan RI.

GP Ansor selalu berada di garis depan dalam menjaga eksistensi RI. PP GP Ansor mengajak segenap elemen bangsa untuk kembali merenung dan bermuhasabah bagaimana memandang ke Indonesiaan kita,” ungkap Adung.

“PP GP Ansor memandang bahwa dalam kerangka perenungan dan muhasabah itu, para kiai sepuh yang senantiasa menjadi panutan GP Ansor dimohon untuk memandang Indonesia dengan mata bathin mereka.

Tujuannya adalah sebagai bagian dari rujukan langkah dalam konteks membangun persaudaran hakiki antaranak bangsa,” sambungnya.

Ada sebanyak 45 kiai yang turut diundang untuk menghadiri silaturahim itu. Adung menyebut, beberapa sudah memastikan akan hadir. Selain kiai dan elemen masyarakat, GP Ansor juga mengundang lembaga-lembaga negara untuk duduk bersama.

“Kalau terkait dengan fungsi kementerian ya mesti Menteri Agama dampingi. Kita belum tahu pasti rombongan, siapa menteri secara detail, tapi yang pasti Menteri Agama datang. Kita mengundangnya kelembagaan, termasuk tokoh-tokoh masyarakat. Ketua MPR kita undang, ketua DPR kita undang,” ujar Adung.

“Jadi sebetulnya kita hanya mengingatkan pimpinan pusat bahwa pondasi negara kita ini kan dibangun atas pluratitas dan keragaman. Kita mengingatkan bahwa negeri ini tidak menjadi monopoli satu pihak. Satu golongan. Tapi dibangun atas dasar kebersamaan,” paparnya. (Nr)

No More Posts Available.

No more pages to load.

konten suara
Speed: 1x
Ready