Home / Berita / Akdemisi Inggeris Kunjungi Panti Asuhan Anak Putera Utama Pemprov DKI Jakarta

Akdemisi Inggeris Kunjungi Panti Asuhan Anak Putera Utama Pemprov DKI Jakarta

Jakarta, sketsindonews – Munculnya berbagai kasus kekerasan terhadap anak, mendorong seorang akademisi dari Leicester University, Inggris, Profesor Panos Vostanis untuk mengunjungi Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 milik Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Kamis (13/10).

Ini merupakan kunjungan yang kedua kali ke panti sosial milik Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Diketahui, Ia akan bekerjasama untuk memberikan workshop penanganan kekerasan terhadap anak.

“Saya sangat senang bisa datang lagi ke sini. Ini sudah kedua kalinya saya ke sini. Panti ini tempat yang cukup bagus untuk anak-anak dan bisa membuat nyaman. Saya kesini selain berbagi dan berinteraksi dengan anak-anak karena ini hal yang menyenangkan,” ujar Prof Panos seperti di kutip dari laman Dinsos DKI Jakarta.

Sementara itu, Kepala Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1, Marwiyanti menuturkan, pihaknya siap untuk diajak bekerjasama dalam penanganan kekerasan terhadap anak.

Karena menurutnya, masa kanak-kanak adalah masa untuk mereka mendapat kasih sayang terhadap berbagai aspek.

“Kami selalu mendukung untuk stop kekerasan terhadap anak. Karena bagaimana pun mereka adalah aset terbesar untuk bangsa ini. Mereka merupakan pemimpin masa depan,” kata Marwiyanti.

Selain kasih sayang, pihaknya juga memberikan kesempatan anak-anak berinteraksi bermain.

Masa anak-anak adalah tumbuh kembang dunianya merupakan masa bermain. Maka pihaknya ingin dalam setiap permainan bisa membangun kreativitas bagi dirinya.

“Kita berikan mereka waktu bermain, di sini ayunan, prosotan, bola, futsal, bahkan ada anak-anak yang bermain gambaran. Kita juga berikan rekreasi ke luar panti. Biasa dalam peringatan hari anak atau peringatan-peringatan lainnya. Mereka kami ajak ke Ragunan, Taman Matahari, Cibubur, dan lain-lain. Jadi mereka senang,” ujar Marwiyanti.

Kemudian juga, katanya, tantangan kedepannya saat ini adalah bagaimana memberikan kasih sayang dengan sentuhan hati kepada mereka. Sehingga mereka tidak merasa sendirian, bahwa mereka sebenarnya diperhatikan.

“Selain itu, yang tak kalah penting yaitu pendidikan para anak-anak. Kami telah menyekolahkan mereka ke sekolah negeri maupun swasta. Tidak cuma sekolah formal. Kita juga berikan pendidikan nonformal,” jelas Marwiyanti.

Banyak hal seperti; bimbingan belajar untuk menunjang mereka ketika ada mata kuliah yang kurang dipahami. “Ada bimbel AIUEO untuk mereka yang masih SD, ada bimbel bahasa Inggris, hingga kebutuhan penunjang lain dalam membangun pemberdayaan data pikir anak,” tandasnya. (Nr)

Check Also

Fokus Survey KHL, Said Iqbal: Gubernur Tidak Harus Tunduk Pada PP 78/2015

Jakarta, sketsindonews – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal kembali menegaskan, bahwa Gubernur …

Watch Dragon ball super