Home / Artikel / Ayo Awali Tahun 2019 Dengan Skrinning Riwayat Kesehatan

Ayo Awali Tahun 2019 Dengan Skrinning Riwayat Kesehatan

Jakarta, sketsindonews – Tahun telah berganti, tak terasa 2018 pun terlewati. Pola hidup yang tidak teratur dan tidak sehat tentunya wajib untuk diperbaiki. Untuk itu di awal tahun 2019 ini, BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat mengajak peserta yang datang ke kantor untuk mengisi Skrining Riwayat Kesehatan di aplikasi Mobile JKN.

Hal ini juga sesuai dengan salah satu program pemerintah yaitu Gerakan Hidup Sehat (GERMAS) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui upaya promotif dan preventif.

“Sebelumnya, peserta JKN-KIS hanya dapat melakukan skrining riwayat kesehatan secara manual melalui formulir skrining riwayat kesehatan yang disediakan Kantor Cabang BPJS Kesehatan atau fasilitas kesehatan yang menjadi mitra BPJS Kesehatan. Namun sekarang sangatlah praktis, cukup melalui aplikasi Mobile JKN yang telah di download oleh peserta.” Ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Eddy Sulistijanto Hadie.(16/1)

Ditetangkan Eddy, pada pengisian skrining riwayat kesehatan dapat dilakukan setahun sekali. Terdapat 44 pertanyaan yang harus dijawab oleh peserta, seperti aktivitas yang sering dilakukan, riwayat penyakit peserta, riwayat penyakit keluarga dan pola makan (makan dan minum apa saja yang sehari hari sering di konsumsi oleh peserta).

Setelah pertanyaan tersebut telah dijawab, maka peserta akan mendapatkan hasil berupa risiko kesehatan yang akan dialami serta saran atau anjuran apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah risiko – risiko tersebut.

Eddy menambahkan dengan kesadaran masyarakat berprilaku untuk hidup sehat maka sudah dipastikan pravelensi penyakit peserta JKN – KIS dapat ditekan.

Seperti Susanti, salah satu peserta yang ditemui setelah mengisi skrining riwayat kesehatan menjelaskan, “Pikir saya awalnya tidak penting isi ini, eh ternyata setelah menjawab semua pertanyaan, hasilnya menunjukan risiko tinggi terhadap diabetes dan hipertensi.

Sadar jadinya pola hidup dan pola makan saya selama ini sangat buruk.”
Menyadari hasil skrining riwayat kesehatannya, Susanti berkomitmen untuk selalu menjaga pola hidup yang sehat. “Sehat itu penting. Karena dengan kita sehat, berarti kita turut menjaga keberlangsungan Program JKN – KIS.” tutup Eddy.

reporter : nanorame

Check Also

Festival Olahraga Rakyat Laksanakan Pembinaan Potensi Lokal

Celotebangnano, Sketsindonews – Suku Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Jakarta Jakarta melalui Kasi Olahraga …

Watch Dragon ball super