Home / Artikel / Bangunan Hotel Jalan Jaksa Mangkrak, Warga Lintas Kuatir Konstruksi Atap Lapuk

Bangunan Hotel Jalan Jaksa Mangkrak, Warga Lintas Kuatir Konstruksi Atap Lapuk

Jakarta, sketsindonews – Sebuah Hotel mangkrak pembangunan di Jalan Jaksa Kelurahan Kebon Sirih Kota Jakarta Pusat di duga milik pengusaha Daniel Hutapea membuat para pelintas jalan kendaraan merasa kuatir karena gedung Hotel itu semakin lama kontruksinya menjadi lapuk dan bisa saja menimpa para pelintas jalan.

Awalnya sejak berdirinya Hotel milik DH itu selalu bermasalah sejak perijinan hingga kini tak dilanjutkan hampir kurun waktu 5 tahun tak selesai, mungkin bangkrut sehingga dibiarkan begitu saja, ujar Ade Komarudin (45) warga Kebon Sirih. (17/3)

Sementara pihak pemerintah Provinsi DKI dalam hal ini Dinas Citata tak pernah mengubris hal ini, apalagi menegur pemilik dari mangkraknya gedung ini, entah sampai kapan.

Ini belum terjadi naas bila gedung konstruksi atap atas jatuh terjadi maka secara langsung menimpa pengguna kendaraan yang melintas di kawasan Jalan Jaksa, pungkas Ade.

Sementara Lurah Kebon Sirih Indarto menjelaskan, kondisi ini bisa memprihatinkan, apalagi pembangunan hotel ini dibiarkan saja tanpa lanjutan, apakah bangunan hotel ini mau di jual dari pemiliknya atau dilanjutkan, pihaknya tak tahu hal itu, ucapnya.

Mendengar pembangunan Hotel itu akan di jual oleh pemiliknya kepada pihak lain, namun tak laku atau karena persoalan harga yang tinggi.

Kata Indarto, sepatutnya harus dipercepat pembangunan ini karena kontruksi gedung itu semakin tua selain menjadikan kawasan jalan itu menjadi kumuh oleh bangunan hotel yang mangkrak, ucap Indarto.

Gedung Tua Muzatek Suryo Pranoto

Hal yang sama terjadi sebuah gedung tua pertokoan dan parkir Muzatek sebagai salah satu ruko onderdil mobil tak luput hingga sempat disegel oleh Sudin CItata Jakarta Pusat.

Namum gedung itu sedang menjalankan proses pembongkaran dengan alat berat yang setiap malam dilakukan pekerjaannya.

Pantauan sketsindonews. com ternyata pekerjaan alat berat yang digunakan yak memadai hingga runtuhan puing jatuh tepat dilingkungan warga Batu Ceper RW 01 Kelurahan Kebon Kelapa.

Terlihat pembongkaran gedung itu yang tak tuntas ditinggalkan begitu saja hingga bisa berakibat fatal sementara larangan melintas dari bahaya tak dilakukan pihak contractor.

Mila (30) mengakui, dirinya tak mengerti bagaimana bisa membongkar gedung Muzatek yang sudah 50 tahun secara kontruksi tak layak tanpa pengawasan oleh consultan dan pemerintah cq. Sudin Citata Jakarta Pusat.

Lihat saja itu bisa menimpa yang melintas jika tak ada penjagaan ataupun “cross line” bagi warga lingkungan, bagaimana kalo ini terjadi siapa yang bertanggung jawab, ujar Mila.

reporter : nanorame

Check Also

Luka Terus Menyala Discripsi Ramadhan

Sahur Hari Ketujuh Jakarta, sketsindonews – Sahur di hari 7 di bulan Ramadhan 1439 H …

Watch Dragon ball super