Home / Artikel / Bawaslu DKI : Sebanyak 6200 APK Pelanggaran, Caleg Untuk Tak Lagi Langgar Aturan

Bawaslu DKI : Sebanyak 6200 APK Pelanggaran, Caleg Untuk Tak Lagi Langgar Aturan

Jakarta, sketsindonews – Media Gathering pengawasan pemilu legislatif dan Pilpres 2019 yang di selenggarakan Bawaslu DKI di Hotel Orchadz jalan Rajawali Selatan Jakarta Pusat pembahas keterkaitan pelangaran kampanye serta atribute pelanggaran aturan (APK) yang telah di tertibkan melalui mekanisme rekomendasi sesuai dengan tugas Bawaslu Provinsi, Pasal 29 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum sebagaimana tertuang dalam ketentuan poin (b) butir (5), yaitu pelaksanaan kampanye.

Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 33 Tahun 2018 tentang perubahan atas Peraturan KPU Nomor 28 Tahun 2018 dan Perubahan Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum, bahwa pelaksanaan Kampanye dimulai pada tanggal 23 September 2018 – 13 April 2019.

Sebelunya data awal APK melanggar mencapai 4.416, namun setelah data akhir bawaslu DKI terjadi peningakatan mencapai 6.200 yang sudah di tertibkan dalam pembahasan di Hotel Orchadz.

apk.melanggar.kampanye.bawaslu.dki

Dalam acara itu di hadiri Bawaslu RI Detri Aritonang Tim Asistensi, Humas dan Hubungan Antara Siti KHofifah dan Mahyudin Divisi Sengketa Pengadilan Bawaslu DKI.

Menurut Mahyudin, sebannyak 6.200 APK melanggar aturan kampanye telah ditertibkan oleh Badan Pengawas Pemilu dari 5 wilayah kota dan 1 Kabupaten yang terdiri dari bentuk bendera, spanduk baleho dan billboard.

Hal yang lebih penting terkait pelanggaran pemilu yang sudah di lakukan dalam proses pengadilan Caleg Jakarta Utara, Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat itu merupakan bagian dari pencegahan Bawaslu untuk tidak lagi pelanggaran itu di lakukan bagi para caleg dalam pemilu, terangnya.(20/12)

Kejadian yang sudah terjadi ini sebagai proses pemahaman para caleg untuk sisa waktu yang ada tak ada lagi pelanggaran di lakukan dalam melakukan peran kampanye sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum, jelas Mahyudin.

reporter : nanorame

Check Also

Kader JKN Pelajari Soal Selisih Biaya

Jakarta, sketsindonews – Kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan mitra BPJS Kesehatan untuk berhubungan langsung …

Watch Dragon ball super