Home / Profile / Berkebutuhan Khusus Tak Menyurutkan Wanita Ini Mengukir Prestasi

Berkebutuhan Khusus Tak Menyurutkan Wanita Ini Mengukir Prestasi

Jakarta, sketsindonews – Berada dalam kondisi terbatas atau berkebutuhan khusus ‘Difabel’ merupakan hal yang tidak diinginkan setiap manusia. Namun keadaan tersebut tidak membuat surut semangat salah satu petenis, Idayani untuk mengukir pretasi.

Kepada sketsindonews.com yang secara kebetulan bertemu saat sedang latihan di Gelangang Olah Raga (GOR) Rawamangun, Jakarta, selasa (02/8), Ida memaparkan bahwa dia memulai bermain tenis sejak tahun 2004.

[caption id="attachment_1542" align="alignnone" width="300"]Ida saat sesi latih tanding Ida saat sesi latih tanding /foto: eky ‘sketsindonews.com’[/caption]

“Kebetulan saja saat tinggal di yayasan wisma ciser, disitu saya di perkenalkan sama teman (Olahraga Tenis-red),kebetulan saya juga senang olahraga,” ungkapnya.

Setelah itu, Ia mulai sering diajak latihan-latihan di lapangan, lalu mulai ikut pertandingan.

Dia juga menceritakan bahwa selama bermain tenis, dirinya sudah beberapa kali bertanding ke luar negeri.

“Pertama kali ke luar negeri ke Taipe sekitar tajun 2005, lalu pertandingan Malaysia Oven, yang paling jauh mewakili Indonesia itu ke Beijing di even Paralypic game 2008 bersama atlit renang dan angkat berat,” paparnya.

Tidak tanpa prestasi, Wanita kelahiran 28 Agustus 1972 tersebut sudah pernah memenangkan kejuaraan nasional Tahun 2012 di Riau dalam Pekan Paralympic Nasional (Peparnas).

“Selain itu pernah mendapatkan juara untuk DKI Cup,” tambahnya.

Dia juga menjelaskan terkait perbedaan peraturan tenis antara atlit dengan kebutuhan khusus dan atlit normal.

“Peraturan tenis lapangan hampir semuanya sama, yang berbeda hanya dipantulan saja. Kalau Difabel maksimal 2 pantulan (saat bola mengarah ke kita dan harus segera dipukul atau dikembalikan-red),kalau normal hanya satu pantulan,” tutupnya sambil bersiap untuk melanjutkan sesi latihan. (Eky)

Check Also

Calon Instruktur Penerbang Laksanakan Latihan Tebang Malam

Yogyakarta, sketsindonews – Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Ir. Tedi Rizalihadi, S,. M.M. Rabu (19/9), membuka Latihan Terbang Malam Siswa Sekolah Instruktur Penerbang Angkatan ke-79 dan Angkatan ke-80 yang digelar di  Masjid Wingdik Terbang Lanud Adisutjipto.

Pembukaan terbang malam ditandai dengan pelaksanaan selamatan dan doa bersama dan pemotongan tumpeng.

Usai prosesi syukuran dilanjutkan dengan pembagian tumpeng, kepada seluruh Siswa dan Instruktur.

Dalam sambutannya, Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi, S,. M.M. berpesan agar selama pelaksanaan latihan baik siswa, instruktur maupun para pendukung selalu memperhatikan faktor lambangja.

Demi keberhasilan suatu tugas, masing–masing pihak harus memahami, menghayati dan selalu membekali diri dengan sebaik-baiknya agar setiap personel mempunyai rasa tanggung jawab tentang keamanan terbang dan kerja, sehingga kegiatan terbang malam akan berlangsung dengan aman dan selamat.

“Saya harap setiap siswa dapat mengetahui batas-batas kemampuan pesawat dan kemampuan diri sendiri. Dengan demikian setiap awak pesawat akan selalu waspada dan memiliki rasa percaya diri, sehingga dapat melaksanakan misinya dengan berhasil dan selamat,” pungkasnya.

Menurut Komandan Skadik 102, Letkol Pnb Marcellinus A.K.D didampingi oleh Danskadik 101 Letkol Pnb Frando L.H. Marpaung, MPMDS mengatakan Latihan Terbang Malam untuk siswa SIP Angkatan ke-79 menggunakan pesawat KT 1 B Woong Bee sedangkan SIP Angkatan ke-80 menggunakan pesawat Grob  G-120TP-A.

Direncanakan terbang malam dilaksanakan mulai tanggal 19 September sampai dengan tangggal 2 Oktober mendatang yang diikuti oleh 21orang siswa SIP 79 dan 8 orang dari SIP 80.

Sampai dengan penutupan, direncanakan juga SIP 79 akan menyelesaikan 185 sorties, sedangkan SIP 80 menyelesaikan 64 sorties dengan rute lokal Adi.

Hadir dalam acara potong tumpeng dan doa bersama Para Kadis, Para Danskadik dan Komandan Satuan, Para Kasi, Para Instruktur Penerbang, Ground Crew  serta perwira lainnya.

(Red)

Terkait

Watch Dragon ball super