Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

BPJS Ketenaga Kerjaan Ajak Masyarakat Informal Ikut Proteksi Masa Depan

oleh
756 pembaca

Jakarta, sketsindonews – 150 warga  yang terdiri dari Lembaga Swadaya Masyarakat serta usaha kecil non formal yang berada di Sawah Besar mengikuti sosialisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenaga Kerjaan yang diadakan di Kantor Kecamatan Sawah Besar lantai IV Jalan Karang Anyar Raya Jakarta Pusat.

Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Cabang BPJS wilayah Gambir di hadiri langsung oleh Wakil Walikota Jakarta Pusat Bayu Megantara sekaligus membuka acara sosialisasi.

Dalam kutipan arahannya Bayu Megantara menuturkan, kehadiran pemerintah dalam aspek apapun tentunya memberikan rasa aman bagi warganya diseluruh sektor sendi kehidupan, ujarnya. (7/9)

Gambar

Seperti kegiatan sosialisasi ini, dalam rangka memberikan edukasi serta pencerahan kaitan dengan program BPJS Ketenaga Kerjaan terhadap lembaga, RT-RW maupun masyarakat secara langsung.

Bayu menekankan, BPJS Ketenaga Kerjaan berdasarkan UU Nomor : 24 Tahun 2014 merupakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang diamantakan pemerintah harus hadir ditengah masyarakat.

Tentunya untuk memberikan rasa aman, kepada warganya yang ada di semua sektor sendi kehidupan masyarakat, baik itu pendidikan, kesehatan dan yang tidak kalah pentingnya di bidang ketenagakerjaan.

“Kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan. Oleh karenanya, kesehatan, pendidikan, BPJS Ketenagakerjaan ini sangatlah penting untuk seluruh warga. Tidak hanya untuk mereka yang bekerja di sektor formal, tetapi juga yang bekerja di sektor informal, seperti bapak dan ibu yang hadir pada acara ini,” ungkap mantan Kabiro Tapem Provinsi DKI Jakarta.

Bayu, menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan Undang-Undang nomor: 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah mengamanatkan pemerintah harus hadir ditengah masyarakat, untuk memberikan rasa aman, kepada warganya yang ada di semua sektor kehidupan masyarakat, baik itu pendidikan, kesehatan dan yang tidak kalah pentingnya mengenai bidang ketenagakerjaan.

“Kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan. Oleh karenanya, kesehatan, pendidikan, BPJS Ketenagakerjaan ini sangatlah penting untuk seluruh warga.

Tidak hanya untuk mereka yang bekerja di sektor formal, tetapi juga yang bekerja di sektor informal, seperti bapak dan ibu yang hadir pada acara ini,” jelas Bayu.

Lanjut Bayu mengatakan, karena sangat bermanfaat, pemerintah hadir di tengah warganya untuk memberikan rasa aman, dengan mengandeng pihak swasta.

Swasta digandeng, karena tingkat keprofesionalnya dalam memberikan layanan proteksi.

Sebagai wujud awal kehadiran BPJS, pemerintah ada di tengah warganya, biaya untuk iuran perbulannya yang dibebankan kepada warga untuk memiliki BPJS Ketenagakerjaan ini juga sangat murah sekali, hanya Rp16.800 per bulan.

“Nggak mahal kan. ya, Itung-itung sehari sisihkan uang gopek ribu saja,” kata Bayu, mantan Camat Gambir.

Dengan duit gopek ini, sambung Bayu kekhawatiran warga akan keselamatan bagi mereka yang tengah beraktifitas pasti akan terjaga.

“Seperti banyak kasus kecelakaan kerja yang terjadi, seperti yang baru-baru ini terjadi. contoh rill musibah yang dialami oleh PPSU di Tanah Abang, petugas Sumber Daya Air yang meninggal akibat kecelakaan kerja. Karena dia ikut BPJS Ketenagakerjaan.

Diapun almarhum mendapatkan santunan Rp148 Juta,” tambah Bayu.

Bayu kembali mengingatkan agar peserta BPJS yang telah mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan, harus selalu ingat iurannya,

“Iuran jangan dilupakan sebab program ini adalah program gotong royong, sama dengan program BPJS Kesehatan,” tandasnya.

Kepala kantor Cabang Jakarta Salemba, Amdaustri Putra Tura (Riri) mengatakan, sosialisasi yang ke tiga kalinya ini diharapkan dapat menarik keanggotaan peserta sebanyak-banyaknya.

Harapan Riri, warga yang telah mendaftar untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan tidak lupa membayar iuran, sebab iurannya sangat murah.

“Kami hanya bisa cover selama tiga bulan berturut-turut saja, setelah itu kartu keanggotaannya akan hangus. Kalau ingin ikut lagi harus mendaftar ulang kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RW 05, Pasar Baru, Toni mengatakan, dirinya akan ikut menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan.

“Itung-itung untuk nabunglah, Biaya nya kan juga sangat terjangkau untuk jaminan hari tua dari pada beli rokok,” singkatnya.

Dalam acara itu hadir pula Asisten Pemerintahan, A. Sujanto Budiroso,  Kepala Kantor Cabang Gambir, Singgih Maksud, serta Kepala Bidang Penasaran Kantor Cabang Gambir, Jhony Asiantoro, dan Kepala Cabang Jakarta Salemba, Amdaustri Putra Tura.

reporter : nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap