Home / Berita / CBA: Proyek Tol Jasa Marga, Rawan Bocor
Ilustrasi. (Dok. Liputan6.com)

CBA: Proyek Tol Jasa Marga, Rawan Bocor

Jakarta, sketsindonews – Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman mengatakan bahwa proyek peneliharaan tol Surabaya-Gempol yang berlokasi di Plaza Tol Kota Satelit Jl. Majen Sungkono Surabaya, pada Tahun 2016, berpotensi merugikan negara.

Jajang memaparkan untuk proyek yang dikerjakan melalui Departemen Human Resource And General Affair tersebut Jasa Marga menyiapkan anggaran sebesar Rp.31,986,518,000

“Proyek senilai puluhan miliar tersebut dijalankan oleh PT Aremix Planindo yang beralamat di Jl. Johar 14 Kota Surabaya Jawa Timur. Adapun anggaran yang disepakati kedua belah pihak terkait proyek ini sebesar Rp. 30,066,111,900.,” ungkapnya melalui, Siaran Pers yang diterima redaksi, Minggu (14/5).

Menurut Jajang, CBA menduga dalam Proyek pemeliharaan berkala tol Surabaya-Gempol yang dilaksanakan Jasa Marga tidak sesuai dengan prosedur dan berdampak terhadap kerugian negara.

“Nilai kontrak yang diajukan PT Aremix Planindo yang mencapai angka Rp. 30 miliar lebih tersebut sangat tidak wajar. Coba kita bandingkan dengan tawaran dari perusahaan lain yang digugurkan pihak Jasa Marga, yakni PT. Tri Jaya Cipta Makmur senilai Rp. 28,071,422,500. Angka tersebut jelas lebih terjangkau dan murah,” jelasnya.

Tidak tanggung-tangung, Jajang mencoba merinci bahwa potensi kebocoran anggaran dalam proyek pemeliharaan berkala pada tol Surabaya-Gempol mencapai Rp. 3,915,095,500

Hal tersebut sangat disayangkan, mengingat sebagian besar modal Jasa Marga terkait proyek pembangunan tol didapatkan dari modal hutang yang mencapai 70%. “Bukannya melakukan efisiensi anggaran, Jasa Marga malah menghambur-hamburkan dana tersebut,” ujarnya.

Sebagai catatan, Jajang mengatakan bahwa data di atas hanyalah contoh kecil dari puluhan proyek yang dilaksanakan Jasa Marga yang bernilai triliunan rupiah dan berpotensi mengalami kebocoran.

“Berdasarkan hal tersebut CBA (Center for Budget Analysis). Pertama, mendorong DPR RI untuk menekan Kementerian BUMN agar segera mengevaluasi jajaran Pejabat Jasa Marga, Selanjutnya kepada KPK atau Kejaksaan agar membuka kasus ini dengan memanggil Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani beserta komisaris Jasa Marga,” tutupnya. (Eky)

Check Also

SBY WO Saat Deklarasi Kampanye Damai, Protes KPU Atribut Partai Dukungan

Jakarta, sketsindonews – Acara kampanye deklarasi pemilu damai yang di gelar KPU Nasional dalam rangka mendukung sukses penyelenggaraan pemilu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan lapangan Monas saat acara dimulai.

“Nggak ada, jangan lebay lah,” kata Budi di Monas, Jakarta Pusat, ujar Budi Arie Ketua Projo.

Pokoknya itu tidak benar Budi nyarakan, tidak ada provokasi dari pihaknya. Dia memastikan relawannya hanya melakukan deklarasi damai.

deklarasi.kampanye.damai.thamrin.doc

“Nggak ada provokasi, ini kan kampanye damai,” sebutnya.

Sebelumnya, SBY WO karena merasa diperlakukan tidak adil. SBY WO bersama Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Edhie Baskoro Yudhoyono pergi di tengah acara.

 

Ada juga atribut partai pendukung pro-Jokowi yang diprotes SBY. Presiden RI ke-6 itu pun akan melayangkan protes resmi ke KPU.

“Ini dianggap ketidakadilan oleh Pak SBY,”

Karena merasa aturan tidak ditegakkan, SBY yang kebetulan bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kemudian meninggalkan acara. SBY akan melaporkan hal tersebut ke Bawaslu.

“Ini dianggap ketidakadilan oleh Pak SBY,” jelasnya

Sementara itu, Sekjen Partai Demokrat Hinca merasa pihak KPU telah melanggar aturan yang dibuat oleh lembaga itu sendiri. Yakni terkait tak adanya atribut partai yang dibawa saat acara deklarasi digelar.

“Partai Demokrat protes keras, Pak SBY juga turun dari barisan karena melihat banyak sekali aturan main yang tak disepakati,” kata Hinca.

SBY pun kemudian menitipkan Partai Demokrat dan Kader yang masih di lokasi kepada Hinca untuk dihandle hingga acara selesai berlangsung. Namun pihaknya belum sempat ikut tanda tangan deklarasi.

“Iya beliau pun langsung titip ke saya selaku Sekjen,” katanya.

Pantauan di lokasi memang ada sejumlah bendera parpol di acara deklarasi tersebut. Padahal menurut PD acara ini harusnya bebas atribut dari partai politik.(nr)

Terkait

Watch Dragon ball super