Back

Media Terpercaya

Cerita ‘Najih’ Peserta Pekerja Penerima Upah, JKN Lewat Perusahaan Tak Ribet

Jakarta, sketsindonews – Najih (39) merupakan salah satu pekerja peserta penerima upah BPJS. Ia bekerja di perusahaan swasta yang ada di daerah Kota Administrasi Jakarta Barat selama kurang dari 13 tahun.

Najih bersyukur sudah didaftarkan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) oleh perusahaan tempat ia bekerja.

“Perusahaan tempat saya bekerja sudah mendaftarkan saya dan keluarga di program jamsostek sebelumnya, kemudian setelah BPJS Kesehatan berdiri perusahaan saya mendaftarkan saya ke Program JKN-KIS. jadi saya dan keluarga membayar iuran JKN melalui potong gaji dan disetorkan oleh perusahaan ke BPJS Kesehatan,” tutur Najih di Jakarta, Selasa (21/7/20).

Selama ini ia tidak pernah merasakan mengatri di kantor BPJS Kesehatan untuk mendapatkan layanan kepesertaan Program JKN-KIS. Najih sejak awal didaftarkan oleh perusahaan, penambahan anggota keluarga dilakukan melalui perusahaan, pemberian kartu kepesertaan pun melalui perusahaan tempatnya bekerja.

“Jadi mudah pokoknya tida ribet sama sekali karena sudah diurus perusahaan. Saya tidak pernah antri di kantor BPJS Kesehatan. Prosesnya pun juga cepat, sehingga kami sekeluarga tidak perlu ke kantor cabang untuk mengurus kartu kami. Kami tahunya langsung jadi saja,” tambah Najih.

Sejak awal didaftarkan oleh perusahaan, Najih dan keluarga tidak pernah memanfaatkan Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan di rumah sakit baik untuk rawat inap maupun rawat jalan.

Biasanya mereka sekeluarga hanya menggunakannya untuk pengobatan rawat jalan yang ada di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar.

“Ketika kami berobat kami cukup cocok dengan kliniknya, kami tidak pernah punya keluhan yang berarati. Antriannya pun juga tidak lama. Obatnya pun juga disediakan dengan baik oleh klinik tersebut. Kami sih tidak pernah sakit sampai dirawat di rumah sakit, tapi saya lihat adik saya juga sudah dua kali melahirkan dengan operasi sesar di Rumah Sakit Bhakti Mulia dan dijamin sepenuhnya,” jelas Najih.

Najih berpendapat Program JKN-KIS ini sangat penting karena membantu masyarakat khususnya masyarakat yang membutuhkan tindakan operasi. Jika masyarakat harus menyediakan uang setiap kali membutuhkan tindakan kesehatan maka ini akan sangat menyulitkan masyarakat yang kurang mampu.

Harapan Najih berharap BPJS Kesehatan dapat selalu menyelenggarakan program dengan baik dan terdapat peningkatan pelayanan dalam Program JKN-KIS sebagai program menyehatkan rakyat.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.