Back

Media Terpercaya

Diduga Lamban Penanganan Permasalahan Pajak, Sahala Lapor KPK

Jakarta, sketsindonews – Lambannya penanganan dugaan tindak pidana perpajakan oleh Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan pada Dirjen Pajak, membuat masygul Advokat Sahala yang merupakan kuasa hukum pelapor berinisial LS.

Akibatnya, Sahala menyambangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi dengan satu tujuan: agar segera mengambil alih kasus kliennya yang tengah ditangani Dirjen Pajak.

“Kami meminta kepada lembaga KPK untuk melakukan upaya supervisi, koordinasi dan pengawasan terhadap lembaga penegak hukum,” tegas pemilik kantor hukum Sahala dan Patners, Selasa (15/9/20) petang.

Menurut dia, proses penindakan yang dilakukan Direktorat pemeriksaan dan penagihan dirasakan kurang maksimal.

Bahkan hingga saat ini katanya, belum ada perkembangan secara signifikan. Padahal ujar Sahala, ia telah melaporkan peristiwa hukum itu pada 8 Juni 2020, atas dugaan penggelapan dalam laporan pajak pribadi dari tahun 2010 sampai dengan 2015.

“Karena kami merasa belum ada perkembangan dan tindak lanjut dari Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Dirjen Pajak.” ungkapnya lagi.

Ia pun menitipkan harapan sebagai komisi anti body agar dapat segera menuntaskan permasalahan LS sebagai pihak korban. “Semua tanda terima juga kami lampirkan. Bahkan pada tanggal 23 Juni 2020 kami mengajukan permohonan tindak lanjut atas pengaduan tanggal 08 Juni 2020 dan terakhir tanggal 03 September 2020,” terang Sahala kepada para pewarta.

Sahala menerangkan pihak Kanwil Dirjen Pajak Jakarta Barat, saat ini sedang melakukan proses pemeriksaan dugaan tindak pidana pajak, yang diduga dilakukan terlapor berinisial AH dalam kurun.waktu tahun 2016 sampai dengan 2017..

“Kami berharap pimpinan KPK melalui Divisi koordinasi supervisi dan pencegahan, dapat segera melakukan langkah penanganan yang diperlukan guna mengungkap dugaan tindak pidana tersebut,” tutup Sahala.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.