Home / Hukum dan Kriminal / Diduga Sawitnya Dicuri, Pemilik Lahan Lapor Polisi Malah Diancam Dibunuh

Diduga Sawitnya Dicuri, Pemilik Lahan Lapor Polisi Malah Diancam Dibunuh

Jakarta, Sketsindonews – Kasus dugaan Pencurian dengan pemberatan yang dilaporkan di Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi masih menuai kontroversi. Pasalnya, pelapor dan saksi mendapat ancaman dari orang tak dikenal.

RS (pelapor) mengaku mendapat pesan ancaman dari terlapor bahwa dirinya akan dibunuh. Berdasarkan isi pesan tersebut, orang tak diken tersebut mengancam akan membunuh apabila melarang untuk memanen Kelapa Sawit tersebut.

Mana kalian pengecut.saya ada surat kuasa dari Leo jangan coba2 mau jual kebun itu.tinggal giliranmu belum saya bunuh simordong udah saya bunuh tadi malam.

Pesan ancaman dari orang tak dikenal. doc. (hasil tangkapan layar)

“Saya mendesak pihak Polres Tanjabtim untuk mengamankan para terduga pelaku, karena ini sudah menyangkut nyawa dan saya bertanggung jawab atas keamanan pegawai saya” tegas RS saat dihubungi Sketsindo, Senin (21/2/22).

Tak hanya pegawainya, lanjut RS, dirinya juga mendapat pesan serupa dari orang tak dikenal.

Kami orang Nias tidak pernah takut Ama orang batak.saya ada surat kuasa dari Leo.bilang Ama simordong jangan ikut campur masalah kebun itu.masa dia berani melarang panen kami.kalau jago kalian berdua tolong jumpain aku didalam bawa parang kalian.aku tidak pernah mundur menghadapi simordong.hati2 kalian saya bunuh.berani si mordong melarang aku panen waktu kami ketemu kemarin.dasar penipu kalian.

Terpisah, Kapolres Tanjabtim, AKBP Andi M. Ichsan mengatakan, sementara ditangani Sat. Reskrim.

“Nanti dijawab penyidik Sat. Reskrim. Beliau (Kasat Reskrim) lagi Covid” ungkap Andi saat dikonfirmasi.

Kendati demikian, Penyidik Sat. Reskrim Polres Tanjabtim masih belum menjawab saat Sketsindo berusaha menghubungi.

Dalam pemberitaan Sketsindonews.com sebelumnya, Kuasa hukum (RS), Jhon Saud Damanik mempertanyakan kinerja pihak Kepolisian. Pasalnya, kliennya bersama pihak kepolisian sudah menangkap basah para pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang diduga mencuri hasil panen Kelapa Sawit tersebut, namun tidak ada tindakan.

“Baru ini ada terduga pelaku pencurian tertangkap tangan tapi tidak diamankan” kata Jhon kepada Sketsindo saat dihubungi, Jumat, (18/2/22).

Jhon mengatakan, kliennya bersama beberapa anggota (polisi) yang ikut, mendapati sejumlah para pelaku yang diduga mencuri hasil panen tersebut.

“Kalau tertangkap tangan mestinya diamankan dong, sama barang buktinya. Kalau cuma di foto atau di videoin penjaga lahannya juga bisa. Ya yang ditakutkan barang buktinya keburu hilang.” ucapnya.

Sekedar informasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan ultimatum tegas tanpa terkecuali untuk seluruh personel kepolisian.

Dikabarkan bahwa menurut dia, seluruh personel kepolisian harus netral dan berdiri di atas semua golongan ketika menghadapi konflik sosial di masyarakat.

Oleh karena itu, aparat kepolisian yang memiliki tugas pokok, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, harus bisa menjadi sosok yang bisa menyelesaikan masalah dalam segala situasi konflik.

“Bagaimana rekan-rekan memposisikan berada di posisi tengah, rekan-rekan bisa jadi mediator, menjadi problem solver yang bisa diterima kedua belah pihak, hal itu menjadi sangat penting,” ujar Sigit saat memberikan pengarahan kepada seluruh jajarannya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/2/2022).

(Fanss)

Check Also

Tertipu Investasi, Gasni Berharap Laporannya Segera Ditangani

Jakarta, sketsindonews – Sehy Moh Gasni berharap dugaan penipuan yang dilaporkan ke Polsek Cilincing pada …

Watch Dragon ball super