Home / Berita / Dijambret, Eka Tarik-tarikan Tas Di Raden Inten

Dijambret, Eka Tarik-tarikan Tas Di Raden Inten

Jakarta, sketsindonews – Pertahankan tas dari aksi jambret seorang wanita pengendara sepeda motor terpental penuh luka di jalan Raden Inten, Jakarta Timur, sabtu (23/12) dini hari.

Dari keterangan Eka, pelaku yang berjumlah dua orang menggunakan RX-King warna hijau kejadian sekitar pukul 03.30 Wib mengincar HP miliknya yang disimpan dalam tas hitam.

“Di tas saya cuma ada handphone Pak. saya dari lampu merah sudah diikutin Pak. saya dari Pondok Bambu mau berangkat kerja, saya kerja dicatering di perumahan Jatinegara,” jelas Eka korban dengan penuh luka dibagian mulut.

Sebelumnya, menurut korban pelaku jambret tersebut telah melakukan tindakan serupa di jalur sepanjang BKT, Namun gagal dan dalam beberapa kilo meter kemudian pelaku mencoba menarik tas miliknya kembali lalu korban terpental kejalan raya yang tak jauh dari wisma atlit Raden Inten.

“Saya dari lampu merah udah diikutin tapi dijambret nggak kena. dia pake King Ijo tadi berdua,” jelas Eka saat diamankan di Pos security.

Saat ini, Eka diberi pengobatan darurat oleh petugas security showroom sambil menunggu kerabatnya tiba.

Dan usai kejadian berlangsung petugas kepolisian setempat belum nampak dilokasi.

(Dw)

Check Also

Nurhasan Inisiasi Konflik Pembebasan Lahan Pelabuhan Patimban Menjadi Prioritas Nasional

Subang, sketsindonews – Rombongan kunjungan kerja spesifik dari komisi V DPR RI, didampingi oleh kementerian perhubungan, kementerian PU, dirjen perhubungan laut, dan lainnya sampai di Pelabuhan Patimban, Subang, Jumat (22/9), kedatangan mereka disambut langsung oleh PLT Bupati Subang.

Tujuan kunjungan spesifik ini yaitu memastikan berjalannya segala perangkat dalam pembangunan pelabuhan Patimban. Pelabuhan ini diharapkan dapat memberi support pada pelabuhan Tanjung Priok.

Kunjungan ini diinisiasi oleh anggota DPR RI di dapil tersebut, yaitu Nurhasan Zaidi. Ia menyebutkan pembangunan ini berpotensi meningkatkan perekonomian jangka panjang masyarakat Subang.

“Jelas meningkatkan ekonomi, namun hal penting dan tujuan saya pribadi datang kesini yaitu untuk menyelesaikan konflik pembebasan lahan,” ujarnya.

Masyarakat mengeluhkan harga pembebasan lahan yang kurang layak. “Saya anak petani disini merasa harga yang diajukan sangat murah,” kata salah satu warga.

Nurhasan menyepakati dan menanggapi bahwa harga Rp. 300 ribu itu tidak pantas ditukar dengan lahan disini yang sangat subur.

“Kami sepakat dengan modernitas, namun masyarakat harus tetap jadi prioritas, insya Allah kami akan perjuangkan sekuat tenaga” tambah politisi PKS ini.

Hasil dari kunjungan ini akan dibawa pada pembahasan terakhir di DPR, sebagai keputusan final. “Kunjungan ini saya inisiasi dan semoga masyarakat melihat keseriusan kami yang ingin menyelesaikanya,” tambah Nurhasan.

“Kami mengubah jadwal yang sebelumnya ke Lombok menjadi ke Patimban karena kami sudah jadikan ini sebagai prioritas nasional,” tutup Nurhasan.

(Red)

Terkait

Watch Dragon ball super