Home / Berita / Driver Gojek Demo, Ini Tanggapan CEO Gojek

Driver Gojek Demo, Ini Tanggapan CEO Gojek

Nadiem Makarim mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu dicarikan solusinya dalam dua minggu ke depan.

“Dialog-dialog seperti ini harus dilakukan lebih sering, biar manajemen lebih banyak informasi dan para driver juga bisa mengeskpresikan dirinya kepada para manajemen. Belum ada keputusan spesifik mengenai performa atau pun hal-hal lain mengenai tuntutan dari driver, tapi itu adalah on going dialog,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebijakan di perusahaan Gojek akan selalu senantiasa berkembang. “Jadi dalam dua minggu ke depan saya mungkin akan menganalisa, mengkaji lagi kebijakan-kebijakan ini dan pada saat itu saya akan berkumpul lagi dengan para driver untuk bisa menjelaskan alasan dari kebijakan tersebut. Tapi kuncinya mulai dari sekarang kita akan selalu diskusi damai dan tidak akan melakukan demo lagi,” tegasnya.

Menyoal apakah aksi unjuk rasa pengemudi berdampak kepada turunnya konsumen, Nadim menyatakan tidak.

“Konsumen akan selalu benefit. Kebijakan-kebijakan yang kita lakukan selalu untuk kepentingan dua-duanya, mitra kita yaitu driver dan juga konsumen. Makanya kebijakan yang sekarang sudah jarang yangcancel, gampang dapat driver, dekat lagi lokasinya. Semua itu datang dari komplain atau kebutuhan pengguna,” katanya.

“Itu alasan kenapa Gojek selalu nomor satu bagi aplikasi online di Jakarta. Dan driverpun mengerti apa yang kami jelaskan, dan mereka juga sepakat bahwa driver dan Gojek adalah satu keluarga besar yang tidak boleh terpecah belah, karena dalam kesatuan itu kita kuat,” tambahnya.

Ia menyebutkan, kebijakan performa yang diterapkan adalah suatu tingkat performa yang memastikan pengemudi tidak pilah-pilah orderan.

“Kalau mereka lagi on mereka selalu siap menerima pesanan dari konsumen, itu saja. Malah ada pendapatan yang seharusnya dicapai untuk mendapat bonus. Hanya bonus saja, bukan pendapatan sehari-hari tapi bonusnya dia. Ada suatu kondisi kaya misalnya cancel nggak boleh kebanyakan, nggak boleh reject,” terangnya.

Ihwal sistem, Nadiem menyampaikan, pihak Gojek akan selalu membenahi sistem. “Bukan berarti sistem itu perfect. Kita selalu senantiasa membenarkan sistem. Karena kita selalu update. Tapi itu sebenarnya fresh, dalam waktu empat minggu ke depan kita akan memperbaiki segala kesalahan,” ucapnya.

Ia menegaskan, saat ini belum ada keputusan terkait apakah kebijakan performa akan dihapuskan atau tidak.

“Masih banyak pengemudi yang belum mengerti alasannya kenapa kita melakukan ini. Jadi komunikasi adalah kunci semua kesuksesan kemitraan. Kita belum berkomunikasi dan sosialisasi kurang. Kalau ada perubahan kebijakan akan kami announce dalam waktu dua minggu,” tukasnya.

Perwakilan Gojek, Rusdi Haryanto menyampaikan, pihak pengemudi sangat puas atas pertemuan yang digelar mulai sekitar pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.

“Hasil ini kami sangat puas, kami berterimakasih atas itikad baik Pak Nadiem dan kami akan nunggu selama dua minggu. Tuntutannya sudah kita sampaikan dan akan dievaluasi selama dua minggu,” katanya. (Beritasatu)

Check Also

Fokus Survey KHL, Said Iqbal: Gubernur Tidak Harus Tunduk Pada PP 78/2015

Jakarta, sketsindonews – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal kembali menegaskan, bahwa Gubernur …

Watch Dragon ball super