Home / Apa Kata Mereka / Gunakan Otak Bukan Otot, PKL Tak Lagi Beroperasi di Jalan Kawasan Kemayoran

Gunakan Otak Bukan Otot, PKL Tak Lagi Beroperasi di Jalan Kawasan Kemayoran

Jakarta, sketsindonews – Persoalan PKL di kawasan Kemayoran menjadi perhatian serius Pemerintah Kecamatan Kemayoran dalam upaya mengatasi prolematika lokasi pedagang beraktifitas ekonomi secara baik dan benar tanpa harus melanggar aturan dari Ketertiban Umum.

Hampir berjumlah ribuan para PKL banjiri fasilitas umum baik menutup jalan, trotoar hingga fasilitas publik lintas jalan. Terdapat 4 titik para PKL yang selama ini melanggar aturan beroperasi antara lain PKL Jalan Benyamin Sueb (Masjid Akbar) yang hingga kini terus di jaga, PKL Apartemen Puri, PKL samping Polsek Kemayoran, dan PKL H. Jiung yang sudah 30 tahun kuasai bandar jalan.

solusi.pkl.kawasan.kmy.ppkk.b2.doc

Menurut Camat Kemayoran Herry Purnama mengatakan, pihaknya selalu memberikam pemahaman pada pihak pihak ormas atau warga untuk selalu mengajak peran aktifitas ekonomi agar tidak melanggar aturan.

Salah satunya telah mendorong (memfasilitasi) kepada pihak PPKK (Pusat Pengelola Komplek Kemayoran) Sekretariat Negara bisa merealokasi sejumlah pedagang pada satu titik terkosentrasi, ujarnya. (22/11)

Lahan seluas hampir 1000 M milik PPKK menjadikan solusi mereka dalam menjalankan kegiatan ekonomi baik kuliner, maupun PKL jalanan yang selama ini terus meningkat di kawasan Kemayoran.

“Daya tampung lahan strategis tentunya sudah hal yang sangat positif dalam membangun kawasan PKL yang tertib, nyaman dan satu lokasi, ” papar Herry.

Dirinya hanya bisa mencari solusi untuk para pihak mengikuti aturan main pihak PPKK sebagai pemilik asset lahan dalam peningkatan perubahan tatanan serta cara pola pikir pengelola dengan cerdas mengelola sebuah bentuk pasar PKL.

Sudah Tak Jaman Pake Otot

Sudah tak jaman warga Kemayoran menggunakan cara pake otot, sekarang cara mengelola pasar sekarang ini era milinial pake otak dan taati aturan bagaimana mencari potensi kehidupan yang halal serta tidak menganggu warga umum, terang Herry.

Cara cara elegen dan cerdas sangat mumpuni karena kita punya potensi solusi dalam membangun wilayah pertumbuhan ekonomi warga secara baik dan benar.

Tambah Herry, sudah sepekan ini petugas Penanganaan Prasarana dan Sarana Umum ((PPSU) se kecamatan Kemayoran dikerahkan untuk melakukan pembersihan sampah dilokasi B2 lahan PPKK sebagai salah satu solusi penampungan para PKL yang strategis dengan akses pintu masuk keluar bisa dari Utara dan Selatan.

Ada hal positif dari dampak ini bila relaokasi ini tercapai, kawasan PKL tak lagi harus di jalan, hilangnya kesan buruk hiruk pikuk dunia malam akan hilang selain lalu lintas kawasan ini tak lagi harus macet dan terganggu, sambung Herry

Pihaknya berharap, PPKK dapat melengkapi sarana dan prasarana pendukung untuk penampungan para PKL baik sarana lampu hingga bagaimana model dari penataan konsep itu yang terintegrasi dari 4 titik untuk tak lagi berakifitas di jalan.

Sementara sumber pihak PPKK mengatakan, pihaknya akan menata dengan aturan yang di kelola oleh siapapun sesuai dengan ketentuan yang ada dalam aturan main.

Pihaknya akan terus mengevaliasi setiap satu tahun bagi pengelola dalam menata asset lahan kami untuk di gunakan secara baik dan benar, itu syarat bagi dalam menata kawasan yang sudah kami berikan sesuai keinginan mereka, pungkasnya.

Check Also

Sebanyak 533 Taruna Akmil Kunjungi Mueum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

Yogyakarta, sketsindonews – Sebanyak 533 taruna tingkat 1 dan IV Akademi Militer, Minggu (26/5) mengunjungi …

Watch Dragon ball super