Home / Berita / Nasional / Harta yang Paling Berharga

Harta yang Paling Berharga

Oleh: Letkol Sus Giyanto

BANYAK orang bilang harta paling berharga selain keluarga adalah kekayaan yang kita miliki. Memang harta sangat berguna bagi semua orang, karena dengan harta sepertinya kita bebas menentukan segala arah maupun kebutuhan, dan kesenangan macam apa bisa dinikmati.

Harta yang berharga apakah karena uang deposito berlipat, rumah mewah bertingkat, mobil mewah mengkilat. Istri cantik mengikat. Tidak cukup yang demikian, namun harta yang berharga adalah harta yang dapat menjadi kebahagiaan dunia dan akhirat apabila digunakan dalam hal yang benar sesuai agama.

Namun jika digunakan dalam hal yang salah maka akan sebaliknya menjadi suatu keburukan. Sehingga harapanya kita harus bisa mengelola harta dengan baik agar tidak salah mempergunakannya dalam hal yang tidak bermanfaat.

“Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :
Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya.”

Suatu ketika Umar bin Khathab ra bertanya kepada Rasulullah SaW, “Wahai Rasulullah, harta apakah yang sebaiknya kita miliki?” Beliau menjawab, “Hendaklah kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berzikir dan istri beriman yang akan menolongmu dalam urusan akhirat.” (HR. Ibnu Majah no. 1856, dinyatakan sahih oleh Syaikh Albani)

Arahan Rasulullah SAW, salah satu harta yang sangat berharga adalah istri yang akan menolongmu dalam urusan akhirat. Jadi bukan hanya istri yang bisa diajak bersenang-senang di dunia. Bukan hanya istri yang bisa membuat bangga sang suami lantaran kecantikan dan keelokan tubuhnya.

Untuk itulah, Rasulullah SAW mengarahkan para pemuda, agar mencari istri dengan pertimbangan utama kebaikan agama. Bukan soal casing seperti wajah cantik, tubuh seksi, kulit putih, mata sipit atau kekayaan, kedudukan, pangkat dan lain-lain.

Beliau SAW bersabda, “Wanita itu dinikahi karena empat perkara yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah olehmu wanita yang punya agama, engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1466).

Imam Al-Qurthubi menjelaskan, empat hal tersebut merupakan faktor penyebab dipersuntingnya seorang wanita dan ini merupakan pengabaran berdasarkan kenyataan yang biasa terjadi di tengah manusia, bukan suatu perintah untuk mengumpulkan perkara-perkara .

Artinya, kalaupun tidak bisa mengumpulkan empat hal tersebut dalam diri seorang wanita, cukuplah memilih kebaikan agama sebagai dasar untuk menentukan keputusan dalam pernikahan. Pilihlah istri yang baik agamanya, itu yang akan membuatnya menjadi istri salihah dan membawa kebaikan keluarga.

Melalui Ramadhan ini, semoga kita mampu dan berhasil dalam mewujudkan keluarga, menjadi bagian dari harta yang berharga dihadapan Allah SWT. kelak..Amin ya robbal ‘alamiin.

Check Also

TNI AD Terima 380 Tabung Oksigen Dari SSK Migas dan Kadin

Jakarta, sketsindonews – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bertempat di Gedung Tribun E …

Watch Dragon ball super