Jalan Petamburan BKB Kumuh, Macet, Tempat Perkakas Milik Warga Menginap

Jalan Petamburan BKB Kumuh, Macet, Menjadi Tempat Perkakas Milik Warga Menginap

Jakarta, sketsindonews – Terlihat jelas penyempitan jalan Petamburan III, IV, V hingga menuju jalan Administrasi I Petamburan Tanah Abang sehingga menimbulkan ruan jalan super padat menjadi macet.

Pantauan sketsindinowes kawasan jalan itu bukan hanya dipenuhi kendaraan roda dua dan empat, namun juga bertengger gerobak berjejer milik warga hingga perkakas sehingga menyebakan terjadinya kemacetan.

Terlebih jalan ini menjadi jalur lintas dua arah saling bagi kendaraan saling tak mengalah.

Menurut Dicky (43) warga Tanah Abang jalan Petamburan macet karena banyak faktor selain juga terjadi penyempitan jalan Inspeksi tapi juga arus 2 arah masuknya miikrolet lintas melewati perkampungan ini, ujarnya.(17/6)

“Jadi tambah macet wilayah kami, serta diakuinya pula tak pernah ada operasi dari pihak Satpol PP maupun Dishub dalam menjalankan steriltas jalan ini, terlebih gerobak para pedagang yang rata – rata milik warga menginap.”

Dicky meminta agar pihak pemerintah mempertimbangkan jalur dua arah untuk dibuat satu arah sehingga bisa mengurai arus macet.

Sepertinya pemerintah DKI belum memaksinalkan terkait wajah Banjir Kanal Barat (BKB) untuk di tata menjadi kawasan interaksi bagi warga sepenuhnya.

Padahal mengurangi kekumuhan yang ada bagaimana kawasan ini bisa produktif bagi kepentingan warga bukan saja kegiatan ekonomi pemberdayaan pertanian kota, tapi harus diimbangi jalur Inspeksi menjadi lebih tertata untuk kebutuhan sarana sportainment warga untuk lebih sehat.

Sebelumnya kawasan ini waktu era kepimpinan Walikota Jakarta Pusat H.Saefullah Yang sekarang ini menjabat Sekda DKI jalan ini terus di jadikan satu sasaran penataan utama tertib BKB

Kini pemko Jakarta Pusat tak lagi fokus menata kawasan BKB untuk menata lebih elok, ucap Dicky.

Dipihak lain Camat Tanah Abang Yasin Kurniawan dan Lurah Petamburan Parsiyo hingga saat ini tak pernah menjawab perihal penataan kawasan petamburan BKB hingga terus berulang tak bisa di konfirmasi.

nanorame