Home / Berita / Jangan Hamil Kalau Belum 21 Tahun, Kenapa???

Jangan Hamil Kalau Belum 21 Tahun, Kenapa???

Jakarta, sketsindonews – Khawatir tidak mendapat perawatan gizi yang maksimal dan berdampak pada kondisi bayi setelah lahir, disarankan agar wanita tidak hamil sebelum berusia 21 tahun. Meskipun pemerintah telah mengatur usia menikah itu harus di atas 18 tahun.

Menurut, Deputi Bidang Keluarga Berencana-Kesehatan Reproduksi (KB-KR) Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dwi Listya Wardani, salah satu penyebab bayi mengalami gizi buruk (stunting), karena perawatan masa kehamilannya kurang bagus.

Sebab, seorang perempuan yang berusia muda hamil atau sebelum umur 21 tahun masih dalam usia tumbuh kembang.

“Jadi ibunya perlu gizi dan bayi juga perlu gizi. Sementara banyak para ibu yang tidak memperhatikan kondisi, tidak mau gemuk lah sehingga tidak memperhatikan perawatan gizinya. Oleh karena itu, bayi yang dikandung juga mengalami stunting,” ujar Dwi Listya Wardani, di Jakarta, Jum’at (3/2).

30 persen anak bangsa mengalami kondisi kesehatan tidak optimal. Apalagi menurutnya, jika tidak dilakukan perbaikan gizi setelah mereka tumbuh kembang nantinya.

Agar bayi yang dilahirkan tidak dalam kondisi stunting, dia menyarankan agar ibu-ibu hamil harus melakukan Antenatal Care (ANC), yakni pemeriksaan kehamilan yang diberikan oleh Bidan atau dokter selama masa kehamilan.

Dwi menjelaskan bahwa tujuan mengoptimalisasikan kesehatan mental dan fisik ibu hamil agar si ibu mampu menghadapi persalinan, nifas, persiapan memberikan air susu ibu (ASI), dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar.

“Setiap seorang ibu hamil harus melakukan pemeriksaan minimal 4 kali dalam masa kehamilannya. Selanjutnya, harus memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya,” imbau Dwi. (*)

Check Also

Aliansi Mahasiswa Kaltim Meminta MA, Segera Tangkap Dan Tahan Jafar Abdul Gaffar

Jakarta, sketsindonews – Sebanyak 50 Mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Kalimantan Timur bersama Aktivis Jakarta, melakukan …

Watch Dragon ball super