Back

Media Terpercaya

JPO Beriklan di Roxy Langgar Aturan, Bagaimana Satpol DKI !

Jakarta, sketsindonews – Spanduk reklame Wagub DKI Ariza Patria dengan logo partai penggusung begitu membentang sepanjang ukuran sekitar 8 meter di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di kawasan Roxy Mas meliputi antara Kelurahan Duri Pulo dan Kelurahan Cideng Kecamatan Gambir.

Apakah reklame itu legal sesuai aturan reklame pada kawasan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) zona merah !

“Diketahui JPO merupakan fasilitas publik harus steril dari iklan promosi seperti Kawasan Jalan Sudirman, MH Thamrin, seperti pula JPO lain tidak dibolehkan untuk terpasang iklan apapun termasuk iklan pemerintah,” ucap Andrew (42) Penggiat Kota, Selasa (9/2/21).

“Kerap kali kawasan JPO publik difungsikan oleh pemasangan iklan seolah Dispenda juga melegalkan JPO Roxy Mas, walau entah di copot lagi dan tak lama terpasang lagi seiring awak media lakukan pemberitaan pengawasan,” tambahnya.

Satpol PP DKI Perlu Bongkar

Seiring dengan JPO dialih fungsi oleh kepentingan iklan terselubung pihak Satpol PP DKI seharusnya harus lakukan penertiban reklama kawasan JPO Roxy Mas.

Reklame atau iklan memang dibolehkan terpasang pada gedung tapi bukan fasilitas secara phisik boleh milik gedung swasta atau perusahaan bukan milik fasilitas publik.

Terlebih iklan bukan untuk pemerintah DKI Jakarta secara khusus atau hanya pemanfaatan untuk promosi partai tertentu, artinya ketegasan Satpol PP DKI perlu nyali untuk membongkar reklame terpampang yang melanggar.

“Walaupun terpampang gambar Wagub Provinsi DKI Jakarta tetap saja harus di turunkan mengingat aturan pergub kawasan zonasi merah reklame itu sudah ditentukan pada zona tertentu hingga menjadi kawasan sterilitas iklan reklame jenis apapun,” tandas Andrew.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.