Home / Artikel / Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta Gelapkan Tanah Warga, Terbitkan Peta Bidang

Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta Gelapkan Tanah Warga, Terbitkan Peta Bidang

Jakarta, sketsindonews – Kantor Hukum John L Situmorang & Patners dalam penanganan kasus hukum Tanah Warga kembali menjadi konriversi, ujar Jhon Sitomorang dalam rilisnya kepada sketsindonews.com. (27/7)

Menurutnya, kinerja Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta yang sangat buruk  telah menimbulkan kerugian dan sekaligus menghilangkan hak klien kami, Ir. Donald BP Manurung, SE dalam pengurusan pembuatan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas tanah yang dimiliki sejak tahun 1980.

Pihak klien kami mengalami  kerugian dan kehilangan hak adalah akibat dari tindakan Kanwil BPN Prov DKI Jakarta menerbitkan Peta Bidang Tanah 165 / T/2005 tanggal 08-6-2005 atas nama pihak lain, terang Jhon.

Permohonan pembuatan Sertifikat Hak Milik (SHM) klien kami ditolak oleh Kantor BPN Jakarta Timur dengan alasan bahwa tanah klien kami telah masuk dalam Peta Bidang Tanah pihak lain yang diterbitkan oleh Kanwil BPN Prov DKI Jakarta.

Kami telah mempertanyakan hal tersebut kepada Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta dan telah dijawab oleh Kepala Kanwil BPN Prov DKI Jakarta dengan Nomor: 687/6-31.200/III/2017 tanggal 7-3-2017, kepada John L Sitmorang, SH, Kuasa Hukum Ir. Donad BP Manurung, SE, Perihal: Penjelasan penerbitan Peta Bidang Tanah No. 165/T/2005 tanggal 08-6-2005 atas nama PT. Finnusa Multy Karya yang diterbitkan oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahanan Nasional Provinsi DKI Jakarta.

Alasan Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta menerbitkan Peta Bidang tersebut bahwa persamaan lokasi terhadap kedua permohonan pengukuran tersebut sangat dimungkinkan, karena pada salah satu berkas perolehan PT. Finnusa Multy Karya tahun 2003 sumber perolehannya sama dengan perolehan Ir. Donald BP Manurung, SE yaitu Girik . 535 persil D.II. a.n Adih bin Saih dengan perincian sebagai berikut: ( fc. surat terlampir);

Inilah menjadi salah satu alasan, mengapa kami mengatakan kinerja Kanwi BPN DKI Jakarta sangat buruk,  seandainya pun pernyataan mereka benar, dimana sumber perolehannya sama dengan Ir. Donald BP Manurung, SE dengan PT. Finnusa Multy Karya  yaitu Girik. 535 persi D.II. a.n Adih bin Saih  maka seharusnya tanah klien kami, Ir. Donald BP Manurung, SE masih tersisa 1100 M2 dan tidak hilang sama sekali atau segaja mereka hilangkan sebab tanah kien kami adalah seluas. 1760 M2 (seribu tujuh ratus enam puluh meter persegi) sementara tanah PT. Finnusa Multy Karya hanya seluas seluas 600 M2 ( enam ratus meter persegi).

Pertanyaan dimanakah sisa tanah Klien kami setelah peta bidang yang dikeluarkan BPN.

Artinya ada dugaan penggelapan tanah sebidang yang milik klien kami, tambah Jhon

Kami ada bukti – bukti kepemilikan klien kami, diantaranya ;

Pertama, Bahwa klien kami pemilik tanah yang sah atas girik C.535 Persil 29 dengan luas tanah 1760 m2 terletak di  RT.04/RW. 04, Kel. Pondok Ranggon, Kec. Cipayung ( dahulu Kec. Pasar Rebo) dan tidak pernah dikuasi oleh pihak /orang lain baik sebahagian apalagi seluruhnya, hal mana dapat dilihat berdasarkan alas hak sebagai berikut:

a.      Akta Jual Beli ( AJB) No.1608/JB /IX/1980 tanggal 1 September 1980 dan sudah dilegalisir oleh Camat Pasar Rebo, PREMILASARI, A.P, M.Si (fc terlampir);

b.      Surat Keterangan Camat Pasar Rebo Nomor: 17/1.711.31 tanggal 19 Januari 2017 (fc. terlampir);

c.       Girik C. 535 Persil 29 Bok D-II luasa tanah 1760 m2 tanggal 25 September 1980 dan telah dilegalisir oleh Kelurahan Pondok Ranggon pada tanggal 31 Januari 2013 ( fc. terampir);

d.      Surat Keterangan Lurah Pondok Ranggon tanggal 04 Maret 2016 menerangkan bahwa sampai tanggal 04 Maret 2016 girik C Nomor: 535 Peril 29 Blaok D-II di Jual ke C Nomor : 1079 an klien kami, Donald BPM seluas 1760 m2 berdasarakan  Akata Juall Beli No. 1608/JB/IX/1980 tanggal 01 September 1980 ( fc. terlampir);

e.      Surat Pernyataan Peguasaan Fisik Bidang Tanah  (Sporadik) tanggal 03 Maret 2016 yang diketahui oleh Kelurahan Pondok Ranggon ( fc. terlampir);

f.        Surat Pernyataan Tanah Tidak Dalam Keadaan  Sengketa oleh kllien kami tanggal 04 Mareat 2016 yang diketahui Lurah Pondok Ranggon dan telah dicatakan di Kantor Kelurahan Pondok Ranggon dengan Nomor: 05/1.711.31 ( f. Terlampir);

g.      Bahwa klien adalah warga negara yang taat pajak sehingga segala kewajiban pajak terhadap Objek Pajak/ tanah seluas 1760 m2 selalu dibayar setiap tahun, terbukti terdaftar dalam SPPT Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan dengan Nomor Objek pajak (NOP): 3121200101003020( fc. terlampir);

Kami akan usut kasus ini, tegas Jhon. Dimana kejadian seperti ini yang terakhir jangan ada lagi korban-korban lain akibat kinerja yang sangat buruk dari BPN.

Kami menilai kinerja Kanwil BPN Provinsi DKI sangat buruk, bagaimana mungkin tanah klien kami bisa dimasukan / diterbitkan ke Peta Bidang Tanah pihak lain sementara tanah klien kami sejak tahun 1980 dikuasi oleh klien kami dan secara administrasi terdaftar di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur bahkan PBB tiap tahun dibayar oleh klien kami, tutup Jhon.

reporter : nanorame
 

Check Also

Kembali Penjual Hewan Qurban Musiman Kuasai Trotoar Mas Mansyur

Jakarta, sketsindonews – Kembali penjual kambing musiman kuasai trotoar jalan KH. mas Mansyur padahal pemerintah …

Watch Dragon ball super