Home / Berita / Kasau Resmikan Monumen Pesawat Latih

Kasau Resmikan Monumen Pesawat Latih

Yogyakarta, sketsindonews – Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP didampingi Gubernur AAU Marsda TNI Iman Sudrajat, SE meresmikan monumen pesawal latih di Ksatrian Akademi Angkatan Udara., Jumat (28/7).

Kegiatan peresmian diawali dengan pembacaan narasi monumen pesawat latih, pembukaan tirai yang menutup pesawat, pesan dan kesan dari salah satu senior penerbang yaitu Marsda TNI INT Aryasa yang merupakan alumni AAU tahun 1969.

Sejarah Akademi Angkatan Udara merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah. Diawali dengan berdirinya sekolah penerbang pertama di indonesia, yaitu di bumi maguwo Yogyakarta pada tahun 1946 sebagai embrio dari Akademi Angkatan Udara.

Selanjutnya dengan memanfaatkan pesawat-pesawat tua seperti chureng dan hayabusha, sekolah penerbang tersebut berhasil meluluskan penerbang-penerbang yang handal dan telah menggoreskan tinta emas dalam sejarah perjuangan bangsa kita. Mereka itu adalah Prof. dr. Abdulrachman Saleh, Husein Sastranegara, Halim Perdanakusuma, Suharnoko Harbani, Iswahyudi, Soetardjo Sigit dan Moeljono.

Bertolak dari sejarah tersebut, sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan para perwira untuk mengawal dirgantara maka penanaman nilai-nilai sejarah sangat penting kiranya bagi para taruna sebagai bekal awal wawasan dan pengetahuan mereka akan peran pesawat-pesawat latih yang berjasa melahirkan penerbang-penerbang terbaik yang pernah dimiliki oleh TNI AU.

Monumen pesawat latih AAU melengkapi beberapa monumen pesawat yang sudah berdiri kokoh di ksatrian Akademi Angkatan Udara dan kesemuanya akan dilengkapi dengan prasasti sejarah pesawat tersebut. Adapun ketiga pesawat latih ini adalah sebagai berikut yaitu pesawat AS 202 Bravo, pesawat T-34 Charlie dan Helikopter Bell 47 G Soloy.

Kepala Staf Angkatan Udara menyampaikan dengan diresmikannya monumen pesawat latih di Akademi Angkatan Udara diharapkan dapat memberikan sarana pembelajaran seumur hidup bagi generasi penerus TNI AU, memberikan kebanggaan dan mampu memotivasi untuk terus belajar dan berlatih menjadi pengawal dirgantara yang tangguh.

Hadir dalam kegiatan peresmian pesawat tersebut para pejabat Mabes AU, para mantan Kasau, Purnawirawan dan sesepuh TNI AU yang pernah menjadi instruktur penerbang, para Wisudawan Purnapati, serta segenap pejabat AAU, Lanud Adisutjipto, RSPAU Hardjolukito, Denhanud 474 Paskhas dan Satrad Congot.

(Red)

Check Also

Presdir PT Goodyear Dipecat, Kuasa Hukum Sebut Melanggar Aturan Tbk

Jakarta, sketsindonews – Presiden Direktur PT Goodyear Indonesia TBK, Loi Siew Kee atau Allan Loi …

Watch Dragon ball super