Home / Tak Berkategori / Kasus PRT, Riesqi: Putusan Abaikan Surat Komnas Perempuan

Kasus PRT, Riesqi: Putusan Abaikan Surat Komnas Perempuan

Jakarta, sketsindonews – Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali menggelar sidang kasus penganiayaan terhadap seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) dengan agenda putusan, Selasa (20/2).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Wendra Rais tersebut, terdakwa yang merupakan mantan majikan korban diputuskan dengan hukuman 3 bulan penjara, korform dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang pada sidang sebelumnya juga menuntut terdakwa dengan hukuman penjara 3 bulan.

Menangapi putusan tersebut, Perwakilan Advokat Pro Rakyat, Riesqi Rahmadiansyah kembali menyayangkan bahwa kasus tersebut diarahkan kepada penganiayaan ringan atau pengeroyokan yang tidak mengakibatkan luka berat.

“Agak aneh sih dengan foto yang kami terima kuasa hukum korban agak miris, tapi tidak apa-apa, keadilam masih ada, setelah ini kami akan melakukan gugatan ganti rugi, gugatan PNH kepada terdakwa, karena pas dinyatakan bersalah merugikan klien kami, maka klien kami harus mendapatkan ganti rugi,” paparnya usai persidangan.

Riesqi juga menyayangkan surat dari Komisi Nasional Perempuan yang terkesan diabaikan dalam putusan tersebut.

“Komnas melihat dregadasi terhadap kasus-kasus perempuan yang berhadapan dengan hukum,” ujarnya.

(Eky)

Check Also

Pesawat di Muspusdirla Dilalap Si Jago Merah

Yogyakarta, sketsindonews – Salah satu pesawat koleksi di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala dilalap si jago Merah dan sempat membuat semua anggota Muspusdirla serta segenap pengunjung menjadi ketakutan dan panik menghadapi kebakaran hebat itu. Demikian sekilas ilustrasi simulasi Kebakaran di Museum Pesawat terbesar di Asia Tersebut.

Untuk Meningkatkan kesiagaan personel, mengamankan fasilitas dan ribuan Koleksi dari bahaya kebakaran, Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta, Rabu (19/9) menyelenggarakan latihan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat kebakaran.

Kondisi saat simulasi keadaan darurat dibuat riil dan mendekati kondisi nyata. Melibatkan sedikitnya 60 orang personil  Muspusdirla, anggota Pentak Lanud Adisutjipto, para pedagang dan anggota PK Lanud Adisutjipto. Simulasi dilaksanakan di dalam dan di luar gedung.

Kepala Muspusdirla KolonelSus Drs Dede Nasrudin disela-sela kegiatan menyampaikan bahwa simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat kebakaran ini pada hakekatnya adalah untuk membina dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan personel di jajaran Museum Dirgantara Mandala yaitu dengan cara melatih dan merefreshkan kembali pengetahuan tentang teknik pencegahan dan penanggulangan apabila terjadi kebakaran di tempat atau dilingkungan kerja.

Dia juga menambahkan hal-hal penting yang berkaitan dengan peristiwa terjadinya kebakaran, diantaranya kurangnya kesadaran tiap individu dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Sebelum diadakan praktek dilaksanakan juga penyuluhan atau pemberian tentang teori pemadaman kebakaran dari Seksi PK Lanud Adisutjipto oleh Mayor Tek Sugeng Santoso.

Disampaikan bahwa Untuk menangani bahaya kebakaran diantarannya tidak panik saat terjadi kebakaran, namun tetaplah berusaha sebisa mungkin untuk mematikan api sebelum meminta pertolongan kepada orang lain.

Dalam simulasi kebakaran tersebut antara lain  menggunakan Fire Blanket yang dibasahi dengan air, Alpeka Portable.

Simulasi juga mendatangkan mobil pemadam kebakaran dari Lanud Adisutjipto.

(Red)

Terkait

Watch Dragon ball super