Home / Tak Berkategori / Kasus PRT, Riesqi: Putusan Abaikan Surat Komnas Perempuan

Kasus PRT, Riesqi: Putusan Abaikan Surat Komnas Perempuan

Jakarta, sketsindonews – Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali menggelar sidang kasus penganiayaan terhadap seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) dengan agenda putusan, Selasa (20/2).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Wendra Rais tersebut, terdakwa yang merupakan mantan majikan korban diputuskan dengan hukuman 3 bulan penjara, korform dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang pada sidang sebelumnya juga menuntut terdakwa dengan hukuman penjara 3 bulan.

Menangapi putusan tersebut, Perwakilan Advokat Pro Rakyat, Riesqi Rahmadiansyah kembali menyayangkan bahwa kasus tersebut diarahkan kepada penganiayaan ringan atau pengeroyokan yang tidak mengakibatkan luka berat.

“Agak aneh sih dengan foto yang kami terima kuasa hukum korban agak miris, tapi tidak apa-apa, keadilam masih ada, setelah ini kami akan melakukan gugatan ganti rugi, gugatan PNH kepada terdakwa, karena pas dinyatakan bersalah merugikan klien kami, maka klien kami harus mendapatkan ganti rugi,” paparnya usai persidangan.

Riesqi juga menyayangkan surat dari Komisi Nasional Perempuan yang terkesan diabaikan dalam putusan tersebut.

“Komnas melihat dregadasi terhadap kasus-kasus perempuan yang berhadapan dengan hukum,” ujarnya.

(Eky)

Check Also

3 Lembaga Sepakat Putus Rantai Kejahatan Terhadap Anak

Jakarta, sketsindonews – Pemerhati anak Kak Seto, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Indonesia Child …

Watch Dragon ball super