Home / Artikel / Kasus Wisma Atlit Kemayoran, Kuasa Hukum: Saksi Hari Ini Tidak Kompeten

Kasus Wisma Atlit Kemayoran, Kuasa Hukum: Saksi Hari Ini Tidak Kompeten

Jakarta, sketsindonews – Sidang lanjutan sengketa Tanah amsir bin Salbini di Pengadilan Jakarta pusat, rabu (28/9).

Sidang dengan No. 373/Pdt.G/2015/ PN Jakarta Pusat tersebut digelar dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak tergugat intervensi II ( DP3KK).

Pihak intervensi II, mengajukan satu orang saksi, Toto Kuswadi yang dalam keterangannya menjelaskan bahwa dia tidak mengetahui status dari objek gugatan tersebut.

Diketahui bahwa dalam sidang terkait Pembagunan wisma Atlit, yang terletak di jln. Marto RT 13,14,1516 RW 9 kelurahan Kebon kosong, kecamatan Kemayoran, Jakarta pusat di atas tanah ahli waris almarhumAmsir bin Salbini pengadilan negeri Jakarta pusat Pusat, serta di pimpin Ketua Majelis Hakim Ibu Diah Siti Basariah, SH.MHum, dan Hakim Angota Soesilo Atmoko, SH.MH, Suko Priyo Widodo,SH. Dengan perkara No. 373/Pdt./2015 PN. Jkt pusat
sidang sebelumnya, saksi memberikan keterangan dalam persidangan bahwa di atas Tanah vervonding Indonesia 350/S7.25 Masa pajak 1960-1964 Luas 16.870 M2 telah Di bangun Gedung Wisma Atlit.

Menurut Kuasa Hukum Robert Manurung, SH & Jefri Luanmase, SH kuasa hukum dari ahli waris Abdul Malik bin KH Sabeni cs, sebagai penggugat intervensi I, menyatakan bahwa saksi yang di hadirkan di sidang hari ini tidak kompeten, sebab saksi yang di ajukan pihak Tergugat intervensi 1 tidak mengetahui objek sengketa lokasi yang berperkara, dan keterangan yang di sampaikan di pengadilan berdasarkan permintaan penyelasan Pihak tergugat intervensi (DP 3KK).

untuk diketahui bahwa sidang yang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan para pihak yang terlibat dalam Perkara di pengadilan Jakarta pusat diantaranya :

  1. Ir. Muhidin bin Nasroh cs, sebagai Penggugat /tergugat intervensi 1 (ahli waris Nasroh)
  2. Abdul Malik bin KH Sabeni Cs sebgai penggugat intervensi I (ahli waris amsir bin Salbini)
  3. Nyonya Luis Agustina sebagai penggugat intervensi II (ahli waris Jhon Lumampau)
  4. Pusat pengelola kompleks Kemayoran sebagai tergugat/tergugat intervensi 2

Sidang berlanjut Jumat 30/09/06 di pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan agenda sidang Lapangan (PS). (Eky)

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super