Back

Media Terpercaya

Kejagung Panggil 41 Saksi Soal Jiwasraya, Jadi Bukti Jokowi Serius

Jakarta, sketsindonews – Kepala pusat penerangan hukum (Kapuspenkum) Hari Setiyono SH MH mengatakan bahwa Kejaksaan agung (Kejagung) kembali memanggil beberapa saksi guna menindaklanjuti kasus Jiwasraya.

Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda tindak pidana khusus Kejaksaan Agung RI lakukan pemeriksaan terhadap 41 orang saksi yang diduga terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya tersebut pada Senin (02/03/20) kemarin.

Saksi yang diminta keterangannya antara lain:

1. Natalia. S (Karyawan PT. Bank DBS Indonesia);
2. Fahyudi Djaniatmadja (Direktur PT. Millenium Capital Management);
3. Getta Leonard Arisusanto (eks. Vice Presiden / Agen Bancassurance PT. AJS) ;
4. Bambang Harsono (Sales Manager PT. AJS Divisi Bancassurance) ;
5. De Yong Adrian (eks Direktur Pemasaran PT. AJS tahun 2018) ;
6. Setya Widodo ( eks Kabag Pertanggungan Pusat Bancassurance dan Aliansi Strategi PT. AJS) ;
7. I Putu Sutama, SE. MM. (Eks GM Teknik PT. AJS) ;
8. Denny Rizal Taher (Presdir PT. Maybank Asset Management) ;
9. Michael Ivan Chamdani (Head of Equity PT. Maybank Asset Management) ;
10. Sugianto Budiono (Dirut PT. Dhanawibhawa Artha Cemerlang) ;
11. Rr. Sri Saptawati Puspita (Associates Director PT. Semesta Asset Management);
12. Djonny Wiguna (eks Komisaris Utama PT. AJS tahun 2018) ;
13. Sumarsono (eks Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT. AJS);
14. Drs. Muhammad Zamkhani (eks Direktur Sumber Daya Manusia dan Kepatuhan PT. AJS tahun 2018) ;
15. Eddy Sutanto (Kepala Pusat Program Manfaat Karyawan PT. AJS) ;
16. Abdul Latief, SE. (pribadi) ;
17. Baskoro Qomarul Andi, SE. (karyawan Bank BPD DIY) ;
18. Rudolfus Pribadi Agung S. (Dirut PT. Jasa Capital Asset Management) ;
19. Ronang Andrianto (Kabag Hukum PT. AJS) ;
20. Ir. Raden Dewo Pratolo Adji (Karyawan Bank BTN) ;
21. Guntur Surya Saputra (Dirut. PT. Pinnacia Persada Investama) ;
22. Suwito (Regional Agency Head PT. AJS) ;
23. Hotman David Simangunsong (eks Kabag Dukungan dan Komunitas Pemasaran Karyawan PT. AJS) ;
24. Udhi Prasetyo (Regional Agency Head / eks Kadiv SDM PT. AJS) ;
25. Ronald Abednego Sebayang (Komisaris PT. Pool Advista Asset Management) ;
26. Meitawati Edianingsi, SH. (Institusional Equity Sales PT. Trimegah Sekuritas Tbk) ;
27. Dwi Laksito, SE. (Head Bancassurance Relationship PT. AJS) ;
28. Rusdi Oesman (Dirut PT OSO Management Investasi) ;
29. Richard Nicolas Budie Rumangkit (Kepala Bagian Operasional dan Penjualan Pusat Bancassurance dan Aliansi Strategis PT. AJS) ;
30. Dwiyanto Wicaksono (eks Kabag Administrasi Keuangan dan Bancassurance dan Aliansi Strategis PT. AJS) ;
31. Ateng Effendi Irawan (Direktur Opersional PT. Lotus Andalan) ;
32. Eli Wijanti, SH.MH. (eks Wakil Kepala Pusat Manfaat Karyawan PT.AJS)
33. Yosep Chandra (Dirut PT. Prospera Asset Management);
34. Ida Bagus Adhinugraha (Kabag Perencananan dan Strategis Pemasaran PT. AJS Tahun 2018);
35. Agustin Widhiastuti (eks Kadiv Keuangan dan Investasi PT. AJS);
36. Dra Novi Rahmi, MM (Kadiv SDM PT. AJS) ;
37. Buddy Nugraha, S.Si,MM.(Kadiv Operasional Bisnis Retail PT. AJS);
38. Dwinanto Amboro (Dirut PT. Treasure Fund Investama);
39. Yahya Partisan Huwae, SE. MM. ( Wakil Kepala Pusat Bancassurance PT. AJS);
40. Dicky Kurniawan (Direktur Keuangan PT. AJS) ;
41. Irawan Gunari (Presdir. PT. Panin Acadia Capital)

Dari 41 (empatpuluh satu) orang saksi yang diperiksa,sebagian besar merupakan pemeriksaan lanjutan dan atau tambahan dari pemeriksaan sebelumnya yang dianggap belum cukup dan dapat dikategorikan menjadi kelompok saksi antara lain :
a. 22 (duapuluh dua) orang saksi dari management PT. AJS baik yang masih aktif menjabat maupun yang sudah tidak menjabat lagi ;
b. 11 (sebelas) orang saksi perusahaan managemen investasi ;
c. 3 (tiga) orang saksi dari perusahaan emiten yang melantai di bursa saham
d. 2 (dua) orang saksi yang keberatan pemblokiran rekening saham/SID ;
e. 3 (tiga) orang saksi pegawai bank yang terafiliasi dalam proses jual beli saham maupun dalam jual beli JS Saving Plan ;
Sampai saat ini terhadap keberatan blokir sebagian masih ada yang diklarifikasi dan diverifikasi, sedangkan secara kuantitas dari 235 SID yang diblokir, orang atau perusahaan yang mengajukan keberatan sebanyak 88 orang / perusahaan, dan yang sudah datang melakukan klarifikasi dan verifikasi sebanyak 72 orang / perusahaan dan yang sudah dibuka blokir sebanyak 25 orang / perusahaan.

“Melihat hal tersebut sebagai bagian masyarakat yang menginginkan perubahan untuk bangsa ini kita sekarang berharap banyak kepada lembaga Kejaksaan yang mana agar dapat bergerak cepat dalam menyingkap tabir Korupsi di Jiwasraya,” ujar Direktur Operasi Haidar Alwi Institut, Joshua Napitupulu, kepada sketsindonews.com, Rabu (04/03/20).

Melalui hal ini Joshua menilai bahwa ada pembuktian kepada masyarakat bahwasanya Pemerintahan Jokowi benar-benar concern dalam melakukan bersih-bersih di BUMN karena suka tidak suka dalam kasus Jiwasraya ada beberapa orang dekat Presiden disebut-sebut.

“Harapan di atas tetaplah menjadi suatu harapan besar akan tetapi bisa menjadi harapan yang sia sia bilamana tidak adanya keseriusan dalam menindak lajutinya maka hendaknya kini kita segenap lapisan masyarakat yang ada bersama mendorong Kejaksaan untuk bekerja maksimal dalam penanganan kasus korupsi PT Jiwas Raya tbk,” tandasnya.

(Eky)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.