Home / Hukum dan Kriminal / Kejagung Terima SPDP Kasus Munarman

Kejagung Terima SPDP Kasus Munarman

Jakarta, sketsindonews – Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan penyidikan terhadap mantan Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Munarman sudah dilakukan sejak 15 April 2021. 

Munarman sendiri ditangkap dalam kasus dugaan terorisme enam hari setelah 12 hari proses penyidikan berlangsung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyebut, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) itu sudah diterima bidang pidana umum pada 21 April 2021.

“Diterima Sekretariat Jaksa Agung Muda Pidana Umum pada 21 April 2021,” ujar Leonard dalam keterangan resminya, Rabu (5/5/21).

Leonard sendiri tidak menjelaskan berapa jaksa yang ditunjuk untuk nantinya meneliti berkas perkara tersangka Munarman saat dilimpahkan. Dia pun menyebut, hingga saat ini belum ada berkas perkara tersangka teroris yang dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU).

“Kita tunggu saja,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap eks Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI) Munarman. Munarman ditangkap di Perumahan Modern Hils, Cinangka-Pamulang, Tangerang Selatan pada 27 April 2021 pukul 15.30 WIB.

Munarman diduga menggerakan orang lain untuk nelakukan tindak pidana terorisme. Dia juga dinyatakan terkait kasus baiat di UIN Jakarta, baiat di Makassar dan Medan. (Fanss)

Check Also

RI Ambil Alih Ruang Udara Kepri Dari Singapura

Bintan, sketsindonews – Presiden Joko Widodo menyambut baik tercapainya sejumlah kesepakatan di bidang politik, hukum, …

Watch Dragon ball super