Back

Media Terpercaya

Kejari Jaktim Gelar Pemusnahan Barang Bukti

Jakarta, sketsindonews – Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim) lakukan pemusnahan Barang Bukti (BB), di Halaman Kejari Jaktim, Rabu (10/6/20).

Kegiatan yang di pimpin langsung oleh Kepala Kejari Jaktim, Yudi Kristiana tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari putusan pengadilan yang telah berkekuatan tetap (inkhracht van gewijsde).

Selain untuk tindak lanjut putusan pengadilan, pemusnahan barang bukti berupa narkotika, psikotropika, obat-obatan, minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), senjata api (senpi), dan juga barang bukti elektronik tersebut juga merupakan kegiatan berkala guna mengantisipasi daya tampung ruang barang bukti dan juga menghindari kemungkinan terjadinya penyalahgunaan barang bukti apabila tersimpan lama.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan adalah sebagai berikut:

Narkotika dan Psikotropika

1. Ganja seberat kurang lebih 14,5 kilogram dari 77 perkara
2. Shabu-shabu seberat kurang lebih 1,7 kilogram dari 613 perkara
3. Tembakau gorila sebanyak 598 kilkogram dari 6 perkara
4. Ekstacy sebanyak kurang lebih 29,3 gram atau 106,5 butir dari 9 perkara
5. Heroin seberat kurang lebih 0,1909 gram dari 1 perkara
6. Berbagai macam merek handphone

Senjata Api

1. Airsoftgun dan senjata api lainnya sejumlah 5 pucuk dari 5 perkara
2. Berbagai peralatan servis airsoftgun

Obat-obatan dari 7 perkara

1. Tramadol sebanyak 14.264 butir
2. Trihex sebanyak 410 butir
3. Heximer sebanyak 1.413 butir

Senjata Tajam berupa golok, pisau, pedang, celurit, parang, keris, dan corbek sebanyak 41 bilah dari 31 perkara.

Alkohol dari berbagai macam bahan baku miras dari 2 perkara

Dalam giat pemusnahan barang bukti tersebut turut dihadiri sejumlah pihak terkait seperti perwakilan Wali Kota Jakarta Timur, Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Polres Jakarta Timur, Dandim 0505/JT, Kepala Rutan Klas I Cipinang, Kepala Rupbasan Klas I Jakarta Timur, Badan Narkotika Nasional Pusat, Lurah dan RW 07 Cipinang Besar Utara.

(Eky)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.