Kejati DKI Kembalikan Berkas Dua Tersangka Penyiraman Novel Baswedan

Jakarta, sketsindonews – Kasus penyiraman terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dengan tersangka Roni Bugis dan Rahmat Mahulette. Hingga kini belum juga dilimpahkan ke pengadilan oleh penuntut umum.

Kabar teranyar Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengembalikan berkas perkara atas nama tersangka Roni Bugis dan Rahmat.

Jaksa menyatakan dari hasil penyidikan terhadap tersangka Ronny Bugis dan Rahmat tersebut masih belum lengkap.

“Penuntut Umum berpendapat bahwa hasil penyidikan tersebut ternyata masih kurang lengkap, Penuntut Umum segera mengembalikan berkas perkara itu kepada penyidik disertai petunjuk untuk dilengkapi,” ujar Kepala Seksi Penerangan Umum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, (05/02/20).

Nirwan tak menjelaskan secara rinci soal ketidaklengkapan berkas tersebut. Ia hanya mengatakan pengembalian berkas sudah dilakukan sejak 28 Januari 2020.

“Ada kekurangan syarat formil dan materil yang perlu dilengkapi oleh pihak Penyidik guna memenuhi keabsahan dan unsur-unsur kualifikasi Pasal yang disangkakan,” ujar Nirwan.

Untuk diketahui Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyerahkan Ronny dan Rahmat ke Kejati DKI Jakarta pada 16 Januari 2020. Penyerahan tersebut menyusul berkas penyelidikan keduanya yang diklaim polisi sudah lengkap.

Akibat perbuatannya terhadap Novel Baswedan, keduanya dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman paling berat 5 tahun dan 9 tahun.

(Sofyan Hadi)