Home / Berita / Kejurnas antar PPLP ajang evaluasi

Kejurnas antar PPLP ajang evaluasi

Manado, sketsindonews – Kejuaraan nasional (kejurnas) yang di khususkan bagi PPLP (Pusat Pendidikan Latihan Pelajar) merupakan salah satu upaya untuk mencari dan membina atlet atlet muda berbakat dan berpotensi .

“Saat ini hampir disemua propinsi di Indonesia telah memiliki PPLP tepatnya 34 propinsi se Indonesia dengan 24 cabang olahraga yang menampung 1736 pelajar di semua daerah,” ungkap Teguh Raharjo selaku Asisten Deputi Sentra Pendidikan dan Sekolah Khusus Olah raga Kemenpora disela sela acara pembukaan Kejurnas Pencak Silat dan Anggar antar PPLP di Manado, Rabu (12/10).

Dia juga menjelaskan bahwa keberadaan PPLP menjadi bagian penting bagi daerah juga nasional . “Disamping PPLP juga ada PPLPD yang di kelola daerah diharapkan akan terjadi pertumbuhan yang merata dari para atlet berbakat di daerah seluruh Indonesia,” katanya.

Terkait dengan diselenggarakan kejurnas, ditambahkan Teguh bahwa hal tersebut merupakan salah satu strategi untuk mengukur keberhasilan program pembinaan yang di lakukan PPLP.

“Jadi bukan semata-mata untuk mencari prestasi tetapi juga ajang evaluasi bagi pembina dan pengasuh PLPP terkait pembinaan para generasi muda di PPLP  dan setiap tahunnya semua cabor yang ada di PPLP dilakukan gelaran kejurnas,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama Carla C Montong dari Dispora Sulut selaku pelaksana kegiatan mengemukakan bahwa kegiatan kejurnas ini diikuti oleh 33 propinsi dan 5 PPLPD kabupaten  serta 7 Sekolah Khusus Olahraga (SKO) dengan total 306 atlet.

“Kejurnas ini mempertandingkan 18 kelas pertandingan dan dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw,” tuturnya.

Dia juga menambahkan bahwa kejurnas yang dilakukan di Menado ini diharapkan dapat memberikan motivasi atlit atlit daerah untuk mampu bersaing dengan daerah lain.

“Tetapi yang terpenting ialah seringnya kompetisi di daerah juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan motivasi bagi para atlet daerah,” katanya lagi.

Wakil Gubernur  Sulawesi Utara, Steven Steven Kandouw dalam sambutannya mengatakan  bahwa daerah harus mampu mengambil manfaat dari diadakannya kejurnas. Karena menurut Wagub perkembangan teknologi dan perkembangan jaman menghruskan semua pihak untuk membangun jejaring guna meningkatkan kualitas.

“Sinergi yang baik antara pusat dan daerah akan memberi angin segar bagi kemajuan yg ada di daerah  termasuk bidang olah raga “katanya.

Hal senada juga di ungkap Ferdinand Amatae dari Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia ( PB IPSI ) Pusat  bahwa pengurus cabang  olahraga di pusat sangat berkepentingan dalam kejurnas ini  karena menurutnya dengan kejurnas mak akan terpetakan potensi yang ada.

“Bahkan akan di dapatkan bibit bibit atket yang nantinya akan dapat mengharumkan nama bangsa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama salah seorang anggota Tim PPLP  DIY Ambar C mengemukakan bahwa untuk kejurnas kali ini pihaknya membawa 26 pesilat yang berada dalam pembinaan PPLP DIY disamping ingin membuahkan prestasi juga sekaligus untuk mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan selama ini  serta bertukar pikiran serta pengalaman dengan berbagai PPLP di seluruh Indonesia.

Sumartini tim PPLP Sulawesi Tenggara mengatakan bahwa kejurnas yang diadakan akan menjadi hal penting bagi para atlet muda terutama di Sulawesi Tenggara.

“karena sebenarnya para atlet pelajar memerlukan pengalaman bertanding untuk mematangkan kualitasnya. sehingga momen kejurnas ini akan menjadi pengalaman yang berharga bagi atlet dan para pembina di daerah dan sebaiknya gelaran kompetisi tingkat daerah juga sering diadakan agar para atlet muda menjadi lebih berpengalaman,” harapnya.

Kejuaraan akan berlangsung hingga Sabtu 15 Oktober yang akan datang. (dwi)

Check Also

Bawaslu Harus Cermati Reuni Aksi Persaudaraan 212 Yang Akan di Gelar di Monas

Jakarta, sketsindonews – Alumno 212 akan kembali menggelar aksi yangvrencananya akan menggelar di lapangan Monas …

Watch Dragon ball super