Home / Berita / Klarifikasi Kuasa Hukum Tan Kian

Klarifikasi Kuasa Hukum Tan Kian

Jakarta, sketsindonews – Kuasa hukum Tan Kian, Andi Simangunsong mengklarifikasi pemberitaan terkait kliennya yang mengaitkan permasalahan kasus dugaan korupsi di PT Asabri.

Menurut Andi, Tan Kian tidak pernah melakukan transaksi apapun dengan PT Asuransi Jiwasraya maupun PT Asabri.

“Dalam pemberitaan kedua kasus tersebut, nama Tan Kian dikaitkan dalam beberapa pemberitaan, khususnya dugaan Benny Tjokro melakukan money laundery dengan melibatkan Tan Kian,” kata dia dalam keterangan resminya, Selasa (16/2/21).

Andi mengemukakan fakta dalam kasus PT Asuransi Jiwasaraya, Tan Kian telah diperiksa sebagai saksi oleh Kejaksaan Agung dan bahkan telah diperiksa sebagai saksi di Pengadilan terkait seluruh transaksi yang ada antara Benny Tjokro dengan Tan Kian.

“Hasilnya Kejaksaan Agung maupun Pengadilan menganggap transaksi yang dilakukan Tan Kian adalah transaksi bisnis yang sah dan wajar. Tidak ada satupun transaksi antara Benny Tjokro dan Tan Kian yang belum diperiksa oleh Kejaksaan Agung dan Pengadilan,” tegasnya.

Dengan demikian lanjut dia, sekalipun terhadap Benny Tjokro dan kawan-kawan di PT Asabri adalah penyidikan baru dan berbeda dengan penyidikan PT Asuransi Jiwasraya. Namun dalam kaitan dengan Tan Kian, tidak ada hal yang baru dan tidak ada hal yang berbeda.

“Karena semua transaksi antara Benny Tjokro dan Tan Kian (baik diduga terkait Jiwasraya ataupun tidak) telah diperiksa secara menyeluruh oleh Kejaksaan Agung dan Pengadilan, dan Tan Kian telah dinyatakan tidak terlibat dalam dugaan tindak pidana yang ada,” imbuh dia.

Kemudian soal proyek Tan Kian yang melibatkan pihak terkait Benny Tjokro adalah dua proyek property, Andi Simangunsong juga menjelaskan, dalam proyek pertama pihak terkait Benny Tjokro yakni PT Duta Regency Karunia (perusahaan dimana adik dari Benny Tjokro yaitu Teddy Tjokro dan Franky Tjokro duduk sebagai manajemennya) menyediakan tanah.

“Dan pihak Tan Kian selaku direktur utama PT Metropolitan Kuningan Property bertugas membangun dan memasarkan apartemen di atas tanah/lahan tersebut. Harga tanah/lahan telah dibayar lunas oleh KSO DRK-MKP (Kerjasama Operasi Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Property) kepada PT Duta Regency Karunia melalui hasil penjualan property dimaksud,” terangnya.

Selanjutnya dalam proyek kedua, pihak Tan Kian bersama investor menggelontorkan uang ratusan milyar untuk membeli tanah di Kabupaten Bogor dan Kabupaten
Tangerang.

“Yang dulunya sejak tahun 1994 telah mulai dibebaskan oleh pihak Benny Tjokro yakni oleh almarhum ayahnya Benny Tjokro. Tanah tersebut dibeli guna membangun proyek perumahan,” ungkap Andi lagi.

Secara sederhana, papar Andi, dalam kedua proyek tersebut, tanah atau lahan yang disediakan/dibebaskan pihak terkait Benny Tjokro telah seluruhnya dibayar lunas oleh KSO ataupun oleh pihak Tan Kian beserta investor yang di bawa oleh pihak Tan Kian.

“Hal tersebut telah terang benderang dalam pemeriksaan Kejaksaan Agung dan Pengadilan,” tutur pemilik firma hukum AFS Lawyers partnership.

Diakhir klarifikasinya Andi Simangunsong berharap Kejaksaan Agung tidak akan mengorbankan pengusaha yang melakukan transaksi bisnis sah dan wajar yang telah diperiksa bahkan sampai tingkat Pengadilan Negeri.

“Kami berharap dan memperingatkan pihak-pihak lain untuk tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang seolah-olah mengkaitkan Tan Kian dengan dugaan tindak pidana apapun juga terkait dengan penyidikan kasus ASABRI yang sedang berjalan,” tanda Andi Simangunsong.

(Sofyan Hadi)

Check Also

Ucapkan Selamat Ultah buat Jokowi, LaNyalla Optimis RI Keluar dari Pandemi

Jakarta, sketsindonews – Presiden Joko Widodo memasuki usia yang ke-60 tahun, Senin (21/6/21). Ketua DPD …

Watch Dragon ball super