Home / Berita / Koarmabar Menggelar Latihan Geladi Tugas Tempur Terpadu 2017

Koarmabar Menggelar Latihan Geladi Tugas Tempur Terpadu 2017

Jakarta, sketsindonews – Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) akan menggelar Latihan Geladi Tugas Tempur (Glagaspur) tingkat III/L-3 Terpadu Tahun 2017. di Perairan Kepulauan Riau Laut Natuna dengan nama operasi “Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017”.

Latihan Glagaspur Tingkat III/L-3 Terpadu Tahun 2017 dibuka oleh Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos. pada hari Selasa tanggal 25 April 2017 di Gedung O.B Syaaf Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No.67, Jakarta Pusat.

Selaku Komandan Satuan Tugas (Dan ST) Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta. S T, M.A.P., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Barat (Dansatkorarmabar).

Latihan Glagaspur tingkat III/L3 Terpadu Tahun 2017 bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit unsur-unsur Koarmabar guna mendukung kesiapan pelaksanaan sesuai fungsi asasi masing-masing Dengan begitu, para prajurit dapat melaksanakan tugas utamanya serta dapat meningkatkan kerja sama taktis antar unsur-unsur Koarmabar dalam melaksanakan aksi tempur Iaut.

Latihan kali ini dibagi dua phase, yaitu Harbor Phase dilaksanakan tanggal 24 – 26 April 2017 dan Sea Phase tanggal 27 – 29 April 2017. Selama tiga hari dalam Harbor Phase akan diisi oleh Prof Hikmahanto, SH, LL.M, Ph. D. Menyampaikan materi tentang “Implementasi Hukum Laut di daerah berpotensi konflik”. Materi berikutnya ” Sikap yang harus dilakukan Indonesia (TNI AL) terhadap klaim Tiongkok mengenai batas wilayah di Laut China Selatan” disampaikan oleh Bebeb Djundjunan, SH, LL.M.

Sedangkan Sea Phase dari tanggal 27 – 29 April 2017 yang akan terlibat unsur gelar dan non gelar antara lain satu kapal perang Jenis Perusak Kawal Rudal (PKR). tiga kapal perang jenis Perusak Kawal (PK), delapan kapal perang jenis Kapal Cepat Rudal (KCR), dua kapal perang jenis Penyapu Ranjau (PR) sembilan kapal perang Jenis Patrol Combat (PC). satu kapal perang Jenis Angkut Tank Type Frosch (ATF) satu kapal perang Jenis Landing Platform Dock (LPD) satu kapal tunda (TD) serta Pesawat Udara jenis Cassa, dua HeIi Tom Pasukan katak dan Tim Penyelam.

Serta terlibat unsur kapal perang, seperti KRI Banda Aceh-593,KRI Teluk Sibolga-536, KRI Diponegoro-SGS, KRI Kapitan Patimura-371, KRI Sutedi Senoputra-378. KRI Wiratno-379, KRI Halasan-630 KRI Barakuda-633, KRI Clurit-64, KRI Kujang-642, KRI AIamang-644, KRI Surik-845, KRI Siwar-646, KRI Parang-647, KRI Pulau Rusa-726 dan KRI Pulau Rangsang-727.(Edo)

Check Also

Audit Investigasi Korupsi Divestasi Tambang Newmont BPK – KPK

Jakarta, sketsindonews – Tahapan pengusutan KPK kepada TGB baru sampai tahap Pulbuket (pengumpulan bukti dan …

Watch Dragon ball super